KABARALAM - Penelusuran penyebab gangguan ginjal akut pada anak masih terus dilakukan. Berdasarkan temuan di lapangan, ada dugaan karena keracunan etilen glikol dan dietilen glikol serta hipotesis yang mengarah ke multisystem inflammatory system in children (MISC).
Hal itu disampaikan dr. Reza Fahlevi, Sp.A Nefrologi Ilmu Kesehatan Anak RSCM, dalam webinar "Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Meningkat, Obat Sirup Ditangguhkan" yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Tenaga Profesi Kesehatan Islami (ProKami).
Dikatakan Reza, berbagai upaya penelusuran terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan cara mengumpulkan data temuan kasus yang terjadi di Indonesia.
Upaya lain yang dilakukan seperti berkordinasi dengan teman seprofesi di India dan negara lainnya.
Ditemukan fakta jika di India dugaan kasus gangguan ginjal akut pada anak (GGpA) yang mengarah ke multisystem inflammatory in children (MISC), tidak terjadi.
Sebelumnya, di India diketahui ada riwayat keracunan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).
Baca Juga: Webinar ProKami : Ternyata, Etilen Glikol Itu Bahan Pembuat Cat, Plastik dan Minyak Rem
“Kalau sebelumnya kasus-kasus MISC itu kan biasanya itu habis di Indonesia atau di suatu negara biasanya menyebar ke negara lain, tapi ini kok di Malaysia nggak ada, di Singapura juga kita kontak nggak ada kasus ini gitu, di Australia juga nggak ada gitu, kenapa hanya di Indonesia? Tapi anehnya di Indonesia itu dari mulai Aceh Kebetulan saya juga sama kasusnya sampai ke Papua juga ada,” papar Reza.
Menurut Reza, dalam kasus gangguan ginjal akut pada anak yang terjadi di Indonesia, ditemukan pola yang tidak biasa.
Temuan gejala dan pola yang ditemukan hanya terjadi di Indonesia, sedangkan menurut Reza jika penyebabnya adalah virus atau gen, biasanya kejadian yang sama akan menyebar ke negara-negara tetangga.
Baca Juga: Antisipasi Longsor Susulan, BPBD Sumedang Tutupi Bekas Longsoran di Cadas Pangeran dengan Terpal
“Kenapa hanya di satu negara gitu ya, kita berpikir jangan-jangan ada suatu otorisas tertentu di sini artinya apa mungkin ya misalnya obat atau makanan itu memang tersebar di suatu negara tertentu,” kata Reza.
Diakui Reza, bahwa temuan kasus gangguan ginjal akut pada anak ini menjadi tanda tanya besar. Sebab,hingga saat ini di negara terdekat tidak terdengar laporan kejadian yang sama yang menimpa negara tersebut.
Artikel Terkait
Webinar Prokami : Jadikan EG dan DEG sebagai Penyebab Gagal Ginjal Akut Terlalu Prematur
Kasus Gagal Ginjal Akut Merebak, BPOM Akui Hadapi Hambatan Pengawasan Impor Zat Pelarut
Penanganan Gagal Ginjal Akut, Legislator Ultimatum Kemenkes dan BPOM
Polri Sudah Perintahkan Polda Seluruh Indonesia Kumpulkan Sampel Penderita Gagal Ginjal Akut
Kenali Gejala Gagal Ginjal Akut Demi Penanganan Sedini Mungkin
Webinar ProKami : Menelusuri Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak
Instruksi Khusus Dinkes DKI Jakarta dalam Penanganan Gangguan Ginjal Akut pada Anak
Sampel Pasien Gagal Ginjal Akut Mulai Diperiksa di Laboratorium Forensik Polri
Webinar ProKami : Ternyata, Etilen Glikol Itu Bahan Pembuat Cat, Plastik dan Minyak Rem