KABAR ALAM – Mengantisipasi longsor susulan, BPBD Sumedang menutupi titik longsoran di Cadas Pangeran dengan terpal.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Adang, mengatakan terpal dipasang untuk menutup tanah bekas longsoran supaya air hujan tidak masuk ke tebing secara langsung dan itu bisa mengakibatkan longsor susulan.
Selain pemasangan terpal, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional IV Wilayah Jawa Barat melalui Pejabat Pembuat Komitmen 4.2 Anto menyebutkan di jalan atas Cadas Pangeran akan dibuat drainase baru.
"Saluran air baru dibuat di jalan atas Cadas Pangeran supaya air tidak masuk atau rembes ke tebing," kata Adang seperti dikutip KABARALAM.com dari laman resmi Pemkab Sumedang, Senin 31 Oktober 2022.
Baca Juga: Seekor Gajah di PLG Taman Nasional Way Kambas Ditemukan Mati, Penyebabnya Belum Diketahui
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno mengatakan, longsor di Cadas Pangeran terjadi pada Sabtu, 29 Oktober 2022 sekitar pukul 15.30 WIB.
"Tebing yang longsor setinggi 50 meter dengan lebar 3,5 meter. Material longsor berupa tanah dan bongkahan batu-batu besar," kata Atang.
Akibat longsor itu, 2 unit mobil yang melintas di bawahnya mengalami ringsek setelah tertimpa bongkahan besar.
Beruntung sembilan penumpang dari dua mobil tersebut hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat tindakan tim medis RSUD Sumedang.
"Saat kejadian cuaca sedang tidak hujan, sedang cerah. Mobil yang terdampak yakni mobil yang sedang melintas dari arah Bandung, alhamdulillah semua penumpang selamat," ucapnya.
Untuk penanggulangan pascalongsor, petugas BPBD, TNI, Polri, dan Kementerian PUPR menyingkirkan bongkahan batu di kawasan jalan Cadas Pangeran Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu 29 Oktober 2022.
Baca Juga: Breaking News: Gempa Bumi Magnitudo 4,7 Goyang Sukabumi, Terasa Sampai Kabupaten Bandung
Guna mempermudah proses pembersihan jalan dari material longsor, diterjunkan alat berat ekskavator.
"Sekitar pukul 21.00 WIB badan jalan sudah dibersihkan dari material longsor. Arus lalu lintas pun sudah dilalui dua jalur," katanya
Artikel Terkait
Tiga Warga Sukabumi Tertimbun Longsor, Waspada Hujan Petir Masih Terjadi Hingga Dua Hari ke Depan
Update Banjir dan Tanah Longsor Majene: Status Siaga Darurat Ditetapkan Hingga 31 Desember 2022
Update Longsor Cadas Pangeran: Kementerian PUPR Pastikan Jalan Bandung-Sumedang Tetap Fungsional
Update Tanah Longsor Majene: Satu Lajur Jalan yang Menghubungkan Mamuju-Majene Berhasil Dibuka