berita

Keselamatan Pelayaran Terancam, Kemenhub Rumuskan Upaya Kesiapsiagaan Hadapi Gempa Megathrust

Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:51 WIB
FGD Distrik Navigasi Kelas III Tanjung Intan Cilacap ini bertujuan untuk merumuskan upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi gempa megathrust (infopublik.id)

KABAR ALAM - Potensi gempa megathrust yang mengancam sebagian wilayah Indonesia menjadi perhatian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Salah satunya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang "Mitigasi Aspek Kenavigasian Terhadap Potensi Gempa Megathrust" yang diadakan Distrik Navigasi Kelas III Tanjung Intan Cilacap.

FGD Distrik Navigasi Kelas III Tanjung Intan Cilacap ini bertujuan untuk merumuskan upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi gempa megathrust.

Baca Juga: KPID Babel Award 2024, Diskominfo Sabet Penghargaan Iklan Layanan Masyarakat Terbaik

Dirjen Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi mengungkapkan, langkah utama untuk mengantisipasi dampak gempa megathrust adalah adanya mitigasi yang terencana dengan baik dan efektif.

“Langkah ini tidak hanya akan melindungi keselamatan pelayaran, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekonomi maritim Indonesia, serta memberikan keamanan bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada laut,” ungkap Capt. Antoni pada Rabu, 16 Oktober 2024, seperti dikutip KABARALAM.com dari infopublik.id.

Disebutkan, tanpa langkah mitigasi yang memadai, keselamatan pelayaran di wilayah-wilayah strategis akan sangat terganggu. Begitu juga dengan ekonomi maritim Indonesia, yang menjadi tulang punggung perdagangan dan logistik antar pulau serta internasional, juga akan terkena dampak serius.

Baca Juga: Kolaborasi Internasional Dorong Pendidikan Lingkungan lewat Film Sains

"Banyaknya pelabuhan dan jalur pelayaran kita berada di kawasan yang rentan terhadap bencana ini,” tegasnya.

Letak Geografis Indonesia

Direktur Kenavigasian, Capt. Budi Mantoro, saat membuka FGD menegaskan, letak geografis Indonesia yang berada pada lempeng tektonik dunia dapat memicu terjadinya gempa megathrust.

Menurutnya, situasi ini bukanlah hal yang menguntungkan, mengingat potensi gempa megathrust dapat berdampak pada tsunami yang sangat membahayakan berbagai aspek kehidupan, termasuk keamanan dan keselamatan pelayaran.

Baca Juga: Top 5 Hits 16 Oktober 2024, Link Kanal Youtube untuk Pantau Nilai SKD CPNS 2024 Paling Banyak Dicari

"Tentunya kita semua tidak berharap dan tidak ingin peristiwa kelam yang pernah terjadi beberapa tahun silam di Indonesia akibat bencana gempa terulang kembali," kata Capt. Budi.

Halaman:

Tags

Terkini