Mitigasi Struktural Ditingkatkan demi Kesiapsiagaan Hadapi Gempa Megathrust

photo author
Doni Romdhoni, Kabar Alam
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 19:51 WIB
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan peninjauan langsung ke Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, yang terdampak gempa bumi berkekuatan 5.0 yang mengguncang wilayah itu pada Rabu, 18 September 2024 (garutkab.go.id)
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan peninjauan langsung ke Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, yang terdampak gempa bumi berkekuatan 5.0 yang mengguncang wilayah itu pada Rabu, 18 September 2024 (garutkab.go.id)

KABAR ALAM - Kota Bandung, sebagai salah satu wilayah yang berada di zona megathrust, terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui mitigasi struktural.

Pemerintah Kota Bandung, melalui Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, telah menginstruksikan perangkat daerah untuk membentuk Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.

Unit ini berperan vital dalam mendata dan memetakan seluruh sarana dan prasarana yang dapat digunakan saat terjadi bencana, mulai dari jalur evakuasi, tempat evakuasi sementara (TES), hingga ketersediaan peralatan darurat.

Baca Juga: Masih Berduka, DH Garden Kuningan Belum Buka

Upaya mitigasi struktural ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan keselamatan warganya. Penyediaan papan informasi, rambu bahaya, dan jalur evakuasi yang memadai diharapkan dapat meminimalisasi risiko saat bencana terjadi.

Selain itu, Tempat Evakuasi Sementara yang disediakan harus bisa menampung warga dalam keadaan darurat.

Sosialisasi mengenai jalur dan tempat evakuasi harus dilakukan secara berkala agar warga selalu siap dan siaga. Masyarakat juga diharapkan dapat aktif dalam mengenali dan memahami jalur evakuasi yang telah ditentukan.

Baca Juga: Peran Dunia Usaha dan Pendidikan dalam Mitigasi Bencana Gempa Megathrust

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kota Bandung dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana gempa bumi.

Pemerintah terus berupaya memastikan bahwa semua elemen masyarakat terlibat aktif dalam mitigasi bencana, sehingga dampak dari potensi gempa bumi dapat diminimalisasi. (doni romdhoni)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X