KABAR ALAM - Pemerintah Kota Bandung mendorong dunia usaha dan pendidikan untuk berperan dalam mitigasi gempa Megathrust. Ini bagian dari strategi mengurangi dampak bencana di daerah rawan gempa.
Satuan pendidikan dan bisnis diminta meningkatkan edukasi mitigasi gempa bagi pegawai, pengunjung, siswa, dan staf. Tujuannya agar semua pihak bisa bertindak cepat saat bencana terjadi.
Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) diharapkan diterapkan di sekolah untuk memastikan kesiapsiagaan siswa dan staf saat gempa.
Baca Juga: Ini Alamat 36 Tilok BKN untuk SKD CPNS 2024
Pemerintah menekankan mitigasi struktural di lingkungan usaha dan pendidikan, termasuk menyediakan papan informasi, rambu bahaya, jalur evakuasi, dan Tempat Evakuasi Sementara (TES).
Koordinasi antara usaha, pendidikan, dan pemerintah penting untuk penanggulangan bencana. Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung mengkoordinasikan Satuan Pelaksana Tugas Penanggulangan Bencana (SATLAK PB) untuk tindakan cepat saat bencana.
Langkah-langkah ini diharapkan membuat dunia usaha dan pendidikan di Kota Bandung berperan aktif dalam mitigasi bencana, meningkatkan keselamatan masyarakat. Kesiapsiagaan dan kolaborasi menjadi kunci menghadapi ancaman gempa. (doni romdhoni)***
Artikel Terkait
Bisa Ada di Sekitar Kita, Pakar Gempa Bumi UGM Ungkap Lokasi Megathrust
Gempa Bumi Gunungkidul Sudah Dikaitkan dengan Fenomena Megathrust
Gempa Bumi Garut dan Kabupaten Bandung Tak Terkait Megathrust, Begini Penjelasan Pakar BRIN
Gempa Megathrust Mengancam, Penjabat Wali Kota Bandung Keluarkan Surat Edaran
5 Hal yang Harus Dilakukan Warga Kota Bandung Dalam Mengantisipasi Gempa Megathrust