Peran Dunia Usaha dan Pendidikan dalam Mitigasi Bencana Gempa Megathrust

photo author
Doni Romdhoni, Kabar Alam
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 13:52 WIB
BMKG mencabut peringatan dini tsunami seusai gempa M 7,9 yang mengguncang Maluku, Selasa 10 Januari 2023. (Paula/Pixabay)
BMKG mencabut peringatan dini tsunami seusai gempa M 7,9 yang mengguncang Maluku, Selasa 10 Januari 2023. (Paula/Pixabay)

KABAR ALAM - Pemerintah Kota Bandung mendorong dunia usaha dan pendidikan untuk berperan dalam mitigasi gempa Megathrust. Ini bagian dari strategi mengurangi dampak bencana di daerah rawan gempa.

Satuan pendidikan dan bisnis diminta meningkatkan edukasi mitigasi gempa bagi pegawai, pengunjung, siswa, dan staf. Tujuannya agar semua pihak bisa bertindak cepat saat bencana terjadi.

Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) diharapkan diterapkan di sekolah untuk memastikan kesiapsiagaan siswa dan staf saat gempa.

Baca Juga: Ini Alamat 36 Tilok BKN untuk SKD CPNS 2024

Pemerintah menekankan mitigasi struktural di lingkungan usaha dan pendidikan, termasuk menyediakan papan informasi, rambu bahaya, jalur evakuasi, dan Tempat Evakuasi Sementara (TES).

Koordinasi antara usaha, pendidikan, dan pemerintah penting untuk penanggulangan bencana. Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung mengkoordinasikan Satuan Pelaksana Tugas Penanggulangan Bencana (SATLAK PB) untuk tindakan cepat saat bencana.

Langkah-langkah ini diharapkan membuat dunia usaha dan pendidikan di Kota Bandung berperan aktif dalam mitigasi bencana, meningkatkan keselamatan masyarakat. Kesiapsiagaan dan kolaborasi menjadi kunci menghadapi ancaman gempa. (doni romdhoni)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tips Aman dan Nyaman Liburan Lebaran di Kuningan

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:50 WIB
X