Karena itu, untuk mengantisipasi dampak dari potensi gempa megathrust, diperlukan upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dari semua pihak.
Kegiatan FGD ini merupakan salah satu bentuk partisipasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tanjung Intan dalam merespons potensi gempa tersebut.
Baca Juga: Pembangunan Pusat Plasma Nutfah Nasional di Dekat IKN Dimulai
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tanjung Intan Cilacap, Dian Nurdiana, mengatakan, pihaknya memiliki peran strategis dalam mendukung aspek keselamatan pelayaran di wilayah perairan selatan Indonesia.
Wilayah kerjanya mencakup Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), yang terdiri dari menara suar, rambu suar, dan pelampung suar, yang merupakan panduan vital bagi kapal-kapal yang melintasi jalur-jalur strategis.
“Pada 2023, kami telah memantau sekitar 1.500 kapal passing dan 1.800 kapal visit melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) di Cilacap, Pacitan, serta fasilitas milik Pertamina Trans Kontinental. Selain itu, Distrik Navigasi Tanjung Intan juga bertanggung jawab mengawasi Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang tersebar dari pesisir selatan Banten hingga Pacitan, Jawa Timur,” ungkap Dian.
Baca Juga: Ini Empat Destinasi Wisata Prioritas yang Masterplan-nya Baru Diluncurkan Menparekraf
Melalui FGD itu, diharapkan dapat merumuskan rekomendasi kebijakan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan navigasi pelayaran dalam menghadapi potensi gempa megathrust.
Selain itu, langkah-langkah mitigasi (pra/pasca megathrust) yang tepat juga perlu ditetapkan untuk memastikan normalisasi pelayanan jasa keselamatan pelayaran dapat berjalan normal, meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan, serta memperkuat kolaborasi seluruh stakeholder terkait dalam merespons apabila potensi gempa megathrust terjadi.***
Artikel Terkait
Peran Dunia Usaha dan Pendidikan dalam Mitigasi Bencana Gempa Megathrust
Mitigasi Struktural Ditingkatkan demi Kesiapsiagaan Hadapi Gempa Megathrust
Yogyakarta Mitigasi Ancaman Gempa Megathrust dan Tsunami
Soal Potensi Gempa Megathrust di Yogyakarta, Begini Kata Pakar dari BMKG
5 Kabupaten di Jawa Barat Ini Disebut Paling Berpotensi Terdampak Bencana Gempa Megathrust