KABAR ALAM - Popularitas Ubud di Bali dengan daya tarik utama sawah teraseringnya sudah mendunia. Namun, tahukah Anda, jika Kabupaten Majalengka pun punya Ciboer Pass dengan daya tarik unggulan sawah terasering yang tak kalah indahnya dari Ubud. Enggak percaya?
Cek analisa, komentar dan rekomendasi yang pernah datang ke Ciboer Pass Majalengka yang bertebaran di media sosial pribadinya. Mereka setuju jika keindahan panaroma persawahan Ciboer Pass tak kalah dengan Ubud.
Ciboer Pass merupakan salah satu destinasi andalan di Desa Wisata Bantaragung yang sudah diakui secara nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bahkan, pada saat pengukuhan Bantaragung sebagai Desa Wisata Unggulan, Menparekraf, Sandiaga Uno langsung mengunjungi Ciboer Pass ini.
Baca Juga: Perusahaan Solusi Energi Lokal dan Asia Tenggara Kolaborasi Bangun Pabrik EV Charger di Indonesia
Lokasi destinasi ini terletak di Jl. Ciboer, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
Seperti review yang dikutip KABARALAM.com dari laman bijb.co.id, Ciboer Pass disebut sebagai kembaran pesona eksotis sawah terasering di Ubud.
Pemandangan desa yang alami dan asri dapat dinikmati para wisatawan. Para pengunjung yang terbiasa hidup di perkotaan dan jenuh dengan kemacetan maupun beragam polusi, tentu akan sangat menikmati view berjalan-jalan di sekitar pesawahan desa ini.
Baca Juga: Top 5 Hits 13 November 2022: Daya Tarik Situ Sangiang Masih Menarik Perhatian
Wisatawan pun bisa menggunakan sepeda untuk dikayuh sembari berolahraga menyusuri sepetak jalan di Ciboer Pass ini dilatar belakangi view pemandangan Gunung Ciremai yang eksotis. Tentu momen itu sangat pas untuk diabadikan sebagai bahan untuk instragamable perjalanan wisata.
Beragam view alam eksotis yang bisa dinikmati pengunjung ketika berada di lokasi seperti antara lain amparan hijaunya pesawahan yang indah dan terasering persawahan yang menakjubkan.
Pengunjung juga bisa menikmati dan menelusuri jernihnya air sungai di kawasan pedesaan yang mengalir di kawasan ini. Sunrise dan sunset pun dapat terlihat di tempat ini. Pengunjung yang ingin menginap di lokasi ini tersedia juga camping ground dan homestay terjangkau.
Baca Juga: Mengenal Selo, Jalur Pendakian Favorit Gunung Merbabu
Waktu tempuh menuju lokasi destinasi ini apabila traveler lokal memulai perjalanannya dari pusat Kota Majalengka maka sekitar setengah jam akan tiba di lokasi.
Untuk sampai ke lokasi bisa melalui 3 jalur. Akses rute pilihan pertama bisa melalui Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh. Selanjutnya rute kedua pengunjung dapat mengambil jalur melewati Sindangpano menuju Bandar Agung.
Adapun pilihan terakhir para pelancong pun bisa memulai dari Lengkong menuju Cipete kemudian mengambil jalan lurus ke arah Desa Payung. Jalur ini merupakan jalur favorit yang sering dilalui oleh para pecinta sepeda dari berbagai daerah ketika perjalanan menuju ke lokasi.
Artikel Terkait
Menikmati Kesejukan Argapura Majalengka di Curug Muara Jaya
Curug Ibun Pelangi Majalengka, Pesona Air Terjun yang Diapit Dua Dinding Batu
Menikmati Panorama Sumedang dari Ketinggian Pasir Ole-Ole Majalengka
Situ Cipanten, Destinasi Wisata Jadul di Majalengka dengan Fasilitas Kekinian
Yuk Uji Nyali ke Curug Sawer Argalingga Majalengka, Air Terjun Perawan yang Masih Penuh Misteri