BMKG Laporkan Pemetaan Bahaya Gempa Bumi Akibat Sesar Cugenang, Ini Analisis yang Dilakukan  

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Rabu, 11 Januari 2023 | 13:29 WIB
Tim BMKG melakukan survei lapangan terkait gempa bumi di Cianjur. (bmkg.go.id)
Tim BMKG melakukan survei lapangan terkait gempa bumi di Cianjur. (bmkg.go.id)

Baca Juga: IA ITB Siap Bangun Hunian Sementara untuk Korban Gempa Cianjur

Selanjutnya, menggunakan analisis makroseismik terhadap pola sebaran intensitas guncangan dan tingkat kerusakan bangunan, lalu analisis directivity frekuensi gelombang gempa, serta analisis spektrum gelombang seismik dan interpretasi anomali gaya berat (gravity).

Tidak hanya BMKG, analisis untuk penyususnan Peta Bahaya Sesar Cugenng ini juga dilakukan oleh instansi dari luar BMKG yang menguatkan analisis BMKG. Analisis yang pertama adalah analisis deformasi permukaan berbasis satelit (InSAR) yang dilakukan oleh peneliti BRIN dan MAPPIN Dr. Agustan.

Hasil analisisnya memiliki arah kurang lebih sama dengan arah jurus yang ditetapkan oleh BMKG berdasarkan data kegempaan atau focal mechanism, yakni berarah barat laut-tenggara.

Sementara data kedua yang menguatkan analisis BMKG yakni data displacement (perpindahan) Global Positioning System (GPS) dari Badan Informasi Geospasial (BIG) yang terpasang di Cianjur, juga menunjukkan arah tenggara pada saat gempa bumi utama di Cianjur 21 November 2022.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X