• Jumat, 9 Desember 2022

Update 73 Merek Obat Sirop Berbahaya yang Dilarang Edar dan Harus Dimusnahkan

- Jumat, 11 November 2022 | 11:21 WIB
Ilustrasi obat sirop (pixabay.com)
Ilustrasi obat sirop (pixabay.com)

KABAR ALAM - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) RI sudah mengumumkan 73 merek obat sirop yang kedapatan mengandung zat pelarut berbahaya dan diduga menjadi penyebab merebaknya kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.

Ke-73 merek obat sirop itu berasal dari 5 perusahaan farmasi yang diumumkan dalam dua gelombang. Kelima perusahaan farmasi tersebut adalah PT Ciubros Farma (PT CF), PT Samco Farma (PT SF), PT Yarindo Farmatama (YF), PT Universal Pharmaceutical Industries (PT UPI), dan PT Afi Farma (PT AF).

Berikut daftar lengkap ke-73 merek obat sirop yang sudah dilarang edar dan harus dimusnakahkan tersebut;

Baca Juga: Menikmati Panorama Sumedang dari Ketinggian Pasir Ole-Ole Majalengka

PT Ciubros Farma (PT CF)

1. Citomol (obat demam), bentuk sediaan sirup kemasan dus, botol plastik @60 mL dengan nomor izin edar DBL9304003837A1.

2. Citoprim (antibiotik), bentuk sediaan suspensi kemasan dus, botol plastic @60 mL dengan nomor izin edar DKL9604004633A1

PT Samco Farma (PT SF)

1. Samcodryl (obat batuk), bentuk sediaan sirup kemasan dus, botol plastik @60 ml dan @120 ml dengan nomor izin edar DTL8821904637A1.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X