• Senin, 26 September 2022

Ini 4 Kebijakan Pengolahan Sampah yang Ditawarkan Guru Besar Unpar

- Selasa, 13 September 2022 | 19:49 WIB
Guru Besar Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Parahyangan (Unpar), Prof. Robertus Wahyudi Triweko (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)
Guru Besar Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Parahyangan (Unpar), Prof. Robertus Wahyudi Triweko (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)

KABAR ALAM - Guru Besar Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Parahyangan (Unpar), Prof. Robertus Wahyudi Triweko mengatakan, penelitian dan pengembangan pengelolaan sampah hendaknya merupakan penelitian tindakan (action research) untuk mengembangkan model terbaik di berbagai tingkatan.

Menurut Robertus, masalah persampahan bukan hanya terkait infrastruktur, melainkan juga persoalan sosial, komunikasi dan juga pendanaan.

Hal itu disampaikan Robertus saat memaparkan materi Peta Jalan Kajian Tentang Pengelolaan Sampah di Cekungan Bandung pada acara Gelar Karya Ilmiah Perguruan Tinggi dalam Pengelolaan Persampahan di Wilayah Perkotaan Cekungan Bandung di Hotel Gaia, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Kamis, 8 September 2022 lalu.

Baca Juga: Indonesia Jadi Penyelenggara Konferensi Internasional Konservasi Satwa Liar

Pada paparannya, Robertus menunjukkan beberapa penelitian dan kajian yang sudah dilakukan para akademisi.

“Intinya adalah penelitian sudah banyak. Tapi bagaimana sekarang kita memanfaatkan hasil penelitian ini ke dalam praktek untuk mengubah, meningkatkan, dan memperbaiki sehingga sampah di Cekungan Bandung bersih dan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rektor Unpar periode 2010-2015 ini.

Dikatakannya, saat ini terjadi pergeseran paradigma pengelolaan sampah perkotaan dengan konsep piramida terbalik yang merujuk pada konsep circular economy.

Baca Juga: Demi Konten di Medsos, Dua Pria di Tasikmalaya Siksa Satwa Dilindungi Hingga Mati

Melalui pendekatan baru, pengurangan sampah melalui pemilahan dilakukan di sumbernya, bahan yang bisa didaur ulang, organik di komposkan atau memanfaatkan maggot.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X