• Jumat, 30 September 2022

LPM Kebon Pisang, GSSI dan SMKN 15 Edukasi Warga Soal Pemilahan Sampah dari Rumah

- Selasa, 13 September 2022 | 21:13 WIB
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kebon Pisang bersama Generasi Semangat Selalu Ikhlas (GSSI)  dan SMK Negeri 15 Bandung  memberikan edukasi secara langsung kepada warga soal pemilahan sampah (Dok. LPM Kebon Pisang)
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kebon Pisang bersama Generasi Semangat Selalu Ikhlas (GSSI) dan SMK Negeri 15 Bandung memberikan edukasi secara langsung kepada warga soal pemilahan sampah (Dok. LPM Kebon Pisang)

KABAR ALAM - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kebon Pisang bersama Generasi Semangat Selalu Ikhlas (GSSI) dan SMK Negeri 15 Bandung memberikan edukasi secara langsung kepada warga soal pemilahan sampah.

Penyuluhan dan edukasi ini dikemas dalam program Door to Door Edukasi (DTDE) pemilahan sampah. Kegiatan dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan Bandung bebas sampah sebagai manisfestasi program Kang Pisman di tahun 2022.

Ketua GSSI, Tini Martini Mapran menyebutkan, tujuan digelarnya kegiatan ini untuk membuat masyarakat Kelurahan Kebon Pisang semakin mengerti akan pentingnya pemisahan sampah dan mengikuti pengumpulan sampah terpisah.

Baca Juga: Wamen LHK: Indonesia Telah Lakukan Upaya Besar dalam Pelestarian Satwa Liar di Bumi

“Keterlibatan GSSI dalam program ini menyediakan bahan edukasi dan bekerja sama dengan SMKN 15 untuk membantu Kelurahan Kebon Pisang melalui LPM dan Oh Darling agar bisa mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, hal penting lainnya adalah mengenalkan isu pengelolaan sampah dan lingkungan kepada anak-anak SMKN 15 agar dapat mengimplementasikannya secara langsung baik di rumah maupun di sekolahnya.

Edukasi harus terus dilakukan karena volime sampah organik maupun anorganik dari tahun ke tahun semakin meningkat, serta minimnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumber.

Baca Juga: Ini 4 Kebijakan Pengolahan Sampah yang Ditawarkan Guru Besar Unpar

Hal ini berkontribusi besar pada permasalahan sampah di Bandung yang kemudian muncul istilah Bandung Darurat Sampah.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

547 Pecinta Ikan Koi Berkumpul di Sumedang, Ada Apa?

Senin, 5 September 2022 | 19:33 WIB
X