Menko Polhukam Mahfud MD Meminta Semua Pihak Bersiap Atasi Karhutla Tahun 2023

photo author
Yudi Noorahman, Kabar Alam
- Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:24 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD meminta semua pihak bersiap mengatasi karhutla tahun 2023. (ppid.menlhk.go.id)
Menko Polhukam, Mahfud MD meminta semua pihak bersiap mengatasi karhutla tahun 2023. (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Menko Polhukam Mahfud MD meminta semua pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan atas potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tahun 2023.

Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilaksanakan secara daring dan luring dari Jakarta, Jumat 20 Januari 2023.

Pada rapat khusus yang dilaksanakan dalam rangka evaluasi pelaksanaan pengendalian karhutla tahun 2022 serta dalam rangka persiapan antisipasi menghadapi karhutla tahun 2023.

Baca Juga: Libur Imlek dan Long Weekend, Ini Rekomendasi Kolam Renang dengan Panorama Alam Indah di Kuningan

Dalam agenda Rakorsus kali ini kembali ditegaskan agar semua pihak secara intensif, kontinu dan konsisten melakukan upaya pengendalian karhutla, salah satunya karena tahun 2023 menurut prediksi BMKG iklim akan lebih kering dari tahun 2022.

"Dari prediksi BMKG terdapat potensi terjadinya El Nino setelah 3 tahun terakhir 2020, 2021, 2022 terjadi La Nina. Sehingga diperkirakan akan terjadi peningkatan potensi karhutla seperti yang terjadi di tahun 2019," ujar Menko Mahfud MD.

Untuk itu Menko Polhukan meminta Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar dapat bersinergi saling membantu guna mempersiapkan sebaik-baiknya, baik dari kelengkapan sarana prasarana, anggaran, peraturan dan hal-hal terkait lainnya guna antisipasi peningkatan potensi karhutla.

Baca Juga: Dilengkapi Mini Zoo, Arunika Eatery Layak Dikunjungi Bersama Keluarga di Long Weekend Cuti Bersama Imlek 2023

"Segera selesaikan hambatan dan kendala yang dapat mengganggu jalannya penanggulangan karhutla, jangan biarkan hal-hal teknis menghambat kinerja kita," tegasnya.

Sejalan dengan itu Menteri LHK Siti Nurbaya juga mengungkapkan jika berdasarkan data pemantauan hotspot tahun 2023 jumlah hotspot dari tanggal 1-19 Januari 2023 itu ada 31 titik.

Angkanya ini disebutnya naik 29% dari periode yang sama pada tahun lalu.

"Oleh karena itu Pak Menko menegaskan untuk kita berhati hati karena ini datanya mengkonfirmasi catatan dari BMKG bahwa di tahun 2023 ini kita akan mengalami anomali iklim, dimana curah hujannya menipis yang bisa jadi lebih panas di Bulan Mei dan Juni nanti," ujarnya.

Untuk itu Menteri Siti menegaskan bahwa operasi pencegahan karhutla sudah dimulai di awal bulan Maret ini.

Baca Juga: Viral, Seekor Buaya 'Antarkan' Jasad Balita yang Tenggelam di Sungai Mahakam

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yudi Noorahman

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X