KABAR ALAM – Upaya mitigasi dengan vegetasi menghadapi ancaman bahaya tsunami di kawasan Pantai Soge, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur terus dilakukan BNPB.
Salah satu yang dilakukan BNPB adalah mengajak berbagai pihak untuk menanam mangrove kawasan tersebut pada Minggu 17 Desember 2022 lalu.
Penanaman mangrove memperkuat program desa tangguh yang sudah terbangun di Kabupaten Pacitan, salah satunya Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirejo, Pacitan.
Sekretaris Utama BNPB Dr. Lilik Kurniawan mengatakan, upaya ini untuk membangun desa tangguh bencana tsunami. Ada 10 indikator yang telah dilakukan Desa Sidomulyo, di antaranya mitigasi vegetasi.
Baca Juga: KKP Perkuat Kerja Sama Konservasi Habitat Pesut Mahakam di Perairan Kalimantan
"Jangka panjangnya adalah membuat mitigasi berbasis vegetasi salah satunya dengan penanaman mangrove," ujar Lilik seperti dikutip KABARALAM.com dari laman bnpb.go.id, Kamis 22 Desember 2022.
Lilik menambahkan, tanaman keras juga akan ditanam di kawasan Pantai Soge. Hal tersebut disesuaikan dengan tanaman yang cocok dan dapat hidup di pesisir pantai.
"Ini adalah upaya pemerintah melindungi masyarakat terhadap bahaya tsunami," imbuhnya.
Tanaman mangrove saat terjadi tsunami berfungsi sebagai penghalang alami di pinggir pantai untuk memecah gelombang.
Di sisi lain, ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah abrasi. Penanaman ini tidak hanya untuk penanggulangan bencana tetapi juga mendukung program adaptasi terhadap perubahan iklim.
Pada kegiatan tersebut sebanyak 200 bibit tanaman mangrove ditanam secara simbolis di Pantai Soge siang tadi.
Selain Sekretaris Utama BNPB, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, perwakilan kementerian/lembaga, peserta sosialisasi IDRIP dan Bank Dunia ikut serta melakukan penanaman mangrove tersebut.
Total jumlah mangrove yang akan ditanam pada kawasan itu sebanyak 2.000 bibit. Sebagian besar bibit tersebut diupayakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan.
Artikel Terkait
BNPB Mengajar Sasar Siswa Sekolah di Kalimantan Timur Terkait Edukasi Kebencanaan
Asyiknya Refreshing di Ekowisata Mangrove Desa Pengarengan, Kab. Cirebon, Bisa Sambil Susur Sungai
BNPB Siapkan Tiga Langkah Ini untuk Turut Sukseskan Penyelenggaraan KTT G20 di Bali
World Mangrove Center Indonesia Perkuat Dukungan Internasional
Festival Mangrove II Jawa Timur: Bersedekah Oksigen dengan Menanam Mangrove