Setelah Terowongan Gajah di Ruas Pekanbaru-Dumai, HK Bangun Tiga Perlintasan Satwa Liar di Tol Sibanceh

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:53 WIB
PT Hutama Karya membangun tiga perlintasan satwa liar di Tol Sigli-Banda Aceh  (hutamakarya.com)
PT Hutama Karya membangun tiga perlintasan satwa liar di Tol Sigli-Banda Aceh (hutamakarya.com)

KABAR ALAM - PT Hutama Karya (Persero) atau HK selaku pengembang dan pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) berkomitmen mempercepat penyelesaian pembangunan ruas jalan tol sepanjang 74,2 km.

Bukan hanya penyelesaian, PT Hutama Karya (HK) pun berkomitmen membangun infrastruktur ramah lingkungan dengan merealisasikan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.23/MENLHK/SETJEN/KUM.1/5/2019 tentang Jalan Strategis di Kawasan Hutan.

Direktur Operasi III Hutama Karya (HK), Koentjoro mengatakan, setelah membangun terowongan perlintasan gajah di ruas tol Pekanbaru–Dumai, ruas tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) juga akan dilengkapi dengan terowongan perlintasan satwa liar.

Baca Juga: #PrayForBogor: Sekeluarga di Gang Barjo Tertimbun Longsor

Koentjoro menjelaskan, perlintasan satwa liar di Tol Sibanceh tepatnya di Seksi 1 (Padang Tidji – Seulimeum), rencananya akan terbagi menjadi tiga bagian.

Dikatakan, bagian pertama adalah perlintasan dengan struktur konstruksi jembatan untuk gajah di KM 13+755 hingga 13+871.

Perlintasan kedua menggunakan produk beton tulang pracetak berbentuk segi empat untuk reptil di KM 10+000 hingga 15+100.

Baca Juga: #PrayForBogor: Termasuk Bogor, BNPB Peringatkan 10 Kawasan Rawan Banjir Hari Ini

Sedangkan yang ketiga perlintasan dengan konstruksi jembatan kanopi jaring kabel untuk primata di KM 11+000 hingga KM 13+0000.

“Saat ini progress pekerjaan untuk jembatan gajah sudah mencapai 66 perseb, 5 dari 10 box beton untuk perlintasan reptil, dan untuk perlintasan primata masih dalam proses observasi BKSDA yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2023," kata Koentjoro seperti dikutip KABARALAM.com dari keterangan resmi di laman perusahaan, Kamis, 13 Oktober 2022.

Koentjoro mengatakan, pembangunan perlintasan satwa liar ini diharapkan dapat mempertahankan ekosistem satwa sekitar dan menciptakan infrastruktur yang ramah lingkungan serta mengantisipasi risiko satwa liar yang masuk ke main road jalan tol.

Baca Juga: #PrayForBogor, Banjir dan Longsor Bogor Menelan Korban Jiwa

Saat ini Hutama Karya telah mengoperasikan 3 (tiga) seksi di Tol Sigli – Banda Aceh, yaitu Seksi 2 Seulimeum – Jantho (6,35 km), Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 Km), dan Seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 km) dengan peningkatan Lalu lintas Harian Rata-Rata (LHR) yang cukup baik dibanding tahun sebelumnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X