Mengenal Museum Tsunami Aceh Rancangan Ridwan Kamil, Ada Lorong yang Membuat Perasaan Campur Aduk

photo author
Yudi Noorahman, Kabar Alam
- Minggu, 25 Desember 2022 | 22:22 WIB
Museum Tsunami Aceh rancangan Ridwan Kamil. (museumtsunami.acehprov.go.id)
Museum Tsunami Aceh rancangan Ridwan Kamil. (museumtsunami.acehprov.go.id)

KABAR ALAM - Museum Tsunami Aceh didirikan untuk mengenang para korban dari musibah gempa dan tsunami Aceh yang terjadi 26 Desember 2004.

Museum Tsunami Aceh Museum ini berdiri pada bulan Februari 2008 dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Februari 2009.

Selain untuk mengenang korban dari tsunami Aceh, Museum Tsunami Aceh dibuat sekaligus sebagai tempat edukasi dan pusat evakuasi ketika bencana

Dikutip KABARALAM.com dari laman museumtsunami.acehprov.go.id, perancang museum ini adalah Ridwan Kamil yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Rdiwan Kamil membuat desain yang memenangi sayembara tingkat internasional pada tahun 2007 dalam rangka memperingati peristiwa tsunami tahun 2004.

Baca Juga: Peringatan 18 Tahun Tsunami Aceh, 26 Desember 2022, Dipusatkan di Kuburan Massal Siron

Museum Tsunami Aceh menyimpan sekitar 6.038 koleksi. Koleksi tersebut dibagi ke dalam beberapa jenis, yaitu koleksi etnografika, arkelogika, biologika, teknologika, keramonologika, seni rupa, numismatika dan heraldika, geologika, filologika, serta historika, dan ruang audio visual. 

Koleksi ini tidak dipamerkan secara serentak. Ada beberapa yang nantinya diadakan dalam pameran temporer, jadi bagi pengunjung juga dapat menyaksikan semuanya secara bersamaan.

Pengelola museum merotasi koleksi setiap enam bulan sekali. Dalam satu pameran, terdapat sekitar 1.300 koleksi yang tersebar di tiga titik, yaitu rumah Aceh, pameran temporer, dan ruang pameran tetap.

Ketika memasuki ruangan museum, pengunjung akan melewati sebuah lorong kecil dengan pencahayaan minim. Lorong ini membuat emosi pengunjung campur aduk.

Setelah itu ada ruang bernama The Light of God yang terdapat ratusan ribu nama korban dari bencana Tsunami Aceh.

Baca Juga: Peringatan 18 Tahun Tsunami Aceh Momentum untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Museum Tsunami Aceh terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda No. 3, Gampong Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Posisinya tidak jauh dari Masjid Baiturrahman, sekitar 11 menit jika kalian berjalan kaki dan 1 menit ketika mengendarai kendaraan bermotor serta bersebelahan dengan Kompleks Makam Belanda (Kerkhof).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yudi Noorahman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tips Aman dan Nyaman Liburan Lebaran di Kuningan

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:50 WIB
X