• Senin, 26 September 2022

Berwisata Memakai Motor Listrik, Ridwan Kamil: Penggunaan Kendaraan Listrik Adalah Keniscayaan

- Minggu, 18 September 2022 | 16:21 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil berwisata mengendarai motor listrik bersama komunitas motor listrik ke Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu 17 September 2022. (Twitter @ridwankamil)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil berwisata mengendarai motor listrik bersama komunitas motor listrik ke Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu 17 September 2022. (Twitter @ridwankamil)

 


KABAR ALAM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjajal motor listrik untuk berwisata ke Ciwidey, Kabupaten Bandung, Sabtu 17 September 2022.

Saat menceritakan pengalamannya berwisata memakai motor listrik, Ridwan Kamil mengatakan, sepeda motor listrik nyaman dan aman digunakan untuk berwisata. Apalagi, menurutnya, penggunaan kendaraan listrik adalah keniscayaan.

"Dunia ini sedang berguncang dengan adanya disrupsi yang mengubah semua sendi kehidupan. Pertama, pandemi Covid-19. Kedua, disrupsi digital, dan pemanasan global," ucap Ridwan Kamil seperti dikutip dari rri.co.id.

Menurut Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, untuk merespons disrupsi pemanasan global, masyarakat di seluruh dunia harus mulai mengurangi karbon.

Baca Juga: Pemprov Jabar Dorong Pembangunan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Salah satunya, mengganti kendaraan berbahan bakar minyak dengan kendaraan listrik.

"Kita masih beranggapan SPBU masih ada, tapi itu hanya waktu. Kita harus melihat SPBU seperti warnet dan wartel pada zamannya, suatu hari akan hilang," ucapnya.

Ditemani ASN dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral serta beberapa komunitas motor listrik, Ridwan Kamil mengambil rute Glamping Legok Kondang-Jembatan Rengganis Suspension Bridge, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Selain berwisata, Ridwan Kamil juga menghadiri acara Temu Pemimpin untuk Aspirasi Masyarakat (Tepas) bertema "Wisata Asik Memakai Kendaraan Listrik" di Jembatan Rengganis, Situ Patengan, Ciwidey.

Kang Emil yang juga Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) menuturkan, Indonesia memiliki semua sumber energi terbarukan dan paling lengkap di dunia, mulai dari air, angin, sampai panas bumi.

Maka, menurutnya, Indonesia akan jadi negara yang punya produksi energi terbesar.

Baca Juga: Indonesia Harus Memperbanyak Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik

"Indonesia akan jadi malaikat penyelamat dunia. Jadi, di depan kita ada masalah, Allah sudah memberi berkah, masa kita tidak mau berpikir. Maka dari sekarang, di mana ada energi bebas karbon, kita harus berjuang di level masing-masing, semua harus berjuang," katanya.

Pemda Provinsi Jabar bersama University of Nottingham sudah menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang kerja sama penurunan emisi di bidang transportasi lewat konversi ke kendaraan listrik, dan penggunaan energi baru terbarukan (EBT).

"Kalau Jabar tidak progresif, tidak terdepan, tidak promotif, asa piraku. Penduduk paling banyak, tentu paling banyak menggunakan energi, kebijakan sudah disiapkan," ucap Kang Emil.

Selain kendaraan listrik, Pemda Provinsi Jabar juga sedang menggencarkan pemakaian kompor listrik induksi dengan tujuan penghematan energi.

Baca Juga: BBM Naik, Yuk Pindah ke Kendaraan Listrik!

Kemudian, Kang Emil mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya menghadirkan terobosan berbasis listrik untuk memfasilitasi aktivitas nelayan.

"Kemarin saya ke Indramayu, juga ada keluhan (dari nelayan). Saya sedang mencari ada enggak perahu yang berbasis solar cell. Mataharinya dipanen di tengah lautan, turun ke baterai, dan baterainya menggerakkan baling-baling," katanya.

"Jadi perahu listrik sudah ada di Pangandaran, tapi masih pengisian biasa. Kita cari juga yaitu baterai solar cell," tambahnya.***

Editor: Yudi Noorahman

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X