Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia Jabar Berunjuk Rasa, Ini yang Dijanjikan Ridwan Kamil

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Senin, 26 September 2022 | 21:32 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menemui sekaligus menyerap aspirasi Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Jabar yang berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 26 September 2022. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menemui sekaligus menyerap aspirasi Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Jabar yang berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 26 September 2022. (Biro Adpim Jabar)


KABAR ALAM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menemui pengunjuk rasa dari Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Jabar di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Senin, 26 September 2022.

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil mencoba menyerap asprasi dari Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Jabar.

Salah satu aspirasi yang terserap Ridwan Kamil adalah tuntutan AP2SI Jabar agar ia menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Peraturan Daerah (Perda) tentang skema pembiayaan penetapan tata kelola tanah objek reforma agraria dan perhutanan sosial, serta jaminan harga pasar kepada petani.

Baca Juga: KKP Dorong Generasi Milenial Berani Berbisnis Ikan Hias

Kepada pengunjuk rasa, Emil -- sapaan akrab Ridwan Kamil - menyatakan, Pemprov Jabar terus berupaya agar perhutanan dan tanah sosial dapat dimanfaatkan dengan baik masyarakat sekitar hutan.

"Banyak tanah-tanah di Jawa Barat terpantau tidak termanfaatkan dan itu sudah saya amati, ternyata dikuasai BUMN tetapi tidak dimanfaatkan," ujarnya dalam keterangan pers Pemprov Jabar.

Menurut Emil, tanah kosong tersebut lebih baik dikelola petani daripada tak termanfaatkan.

Baca Juga: Demi Eksistensi, Tambang Harus Bertransformasi Menunjang Pembangunan Berkelanjutan

"Jangan sampai tanah-tanah di Jawa Barat menganggur, tidak jadi apa-apa. Lebih baik, dikelola petani dengan perjanjian sehingga terjadi produktivitas pertanian," kata Emil.

AP2SI pun menyampaikan dukungannya terhadap program Petani Milenial selama program tersebut mampu memperluas tata kuasa, tata kelola, tata produksi, dan konsumsi masyarakat atas lahan pertanian.

"Petani Milenial kita 'kan dapat penghargaan nasional. Salah satu gagasan yang akan membantu penurunan inflasi. Makanya Jabar TPID-nya juara, terbaik," katanya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X