KABAR ALAM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta mengevakuasi anakan buaya di Perumahan Munggur, Sidoarum, Cokro Kenteng, Sleman, Kamis 3 November 2022.
Evakuasi anakan buaya di perumahan warga ini merespons laporan masyarakat yang menghubungi call center BKSDA Yogyakarta.
Tim Quick Response BKSDA Yogyakarta melakukan evakuasi sejak pukul 17.00–20.00 WIB dan berhasil mengamankan anakan buaya dari lokasi kejadian.
Selanjutnya satwa dibawa ke Balai KSDA Yogyakarta untuk dilakukan tindakan penyelamatan lebih lanjut.
Kepala BKSDA Yogyakarta, M. Wahyudi mengtakan sosialisasi terkait dampak memelihara satwa dilindungi ini sangat diperlukan.
Baca Juga: Longsor di Desa Argopeni, Kabupaten Kebumen Menelan Dua Korban Jiwa
Hal itu mengingat beberapa waktu sebelumnya BKSDA Yogyakarta bersama tim Polairud Polda DIY baru saja menangani kasus perdagangan ilegal satwa buaya muara.
“Jika tren memelihara buaya ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan di masayarakat karena keberadaan buaya di sekitar tempat tinggal mereka,” tegas M. Wahyudi seperti dikutip KABARALAM.com dari laman bksdajogja.org, Minggu 6 November 2022.
Wahyudi juga menyambut baik kesadaran masyarakat untuk melaporkan temuan satwa dilindungi kepada negara. Ini merupakan langkah positif yang pantas untuk diapresiasi.
Baca Juga: Jalur Piket Nol Menuju Jembatan Gladak Perak Amblas, Akses Kab. Lumajang-Kab. Malang Terputus
Baca Juga: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, 5 Oktober, Ini Awal Penetapan dan Tujuan Diadakan HCPSN
“Meskipun demikian, saya minta Polhut BKSDA Yogyakarta untuk lebih sensitif terhadap kejadian penemuan satwa buaya ini,” ujarnya menambahkan.
Saat ini personel Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Yogyakarta masih mengidentifikasi jenis buaya yang ditemukan tersebut.
Mengingat kondisi satwa buaya yang masih anakan sehingga proses identifikasinya tidak semudah ketika mengidentifikasi buaya dewasa.***
Artikel Terkait
Kisah Juriana yang Lepas Liarkan Macan Akar Setelah Sempat Merawatnya
Harimau Putri Singgulung Dilepasliarkan untuk Kedua Kali, Semoga Betah di Habitat Barunya
BKSDA Yogyakarta Terima Trenggiling yang Terluka dari Warga, Dirawat di Stasiun Flora Fauna Bunder
HCPSN 2022: Taman Nasional Gunung Ciremai Kedatangan 7 Penghuni Baru, Ada Kucing Hutan dan Musang Pandan
Kisah di Balik Pelepasan Harimau Putri Singgulung, Ada Andil Besar Helikopter Super Puma TNI AU