Populasinya Terus Menurun, BBKSDA Sumut: Plis, Jangan Buru dan Pelihara Tuntong Laut!

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Rabu, 27 September 2023 | 21:15 WIB
Populasi tuntong laut (Batagur borneoensis) makin menurun (ksdae.menlhk.go.id)
Populasi tuntong laut (Batagur borneoensis) makin menurun (ksdae.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Petugas Resort Konservasi Karang Gading Langkat Timur Laut II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melaksanakan sosialisasi penyelamatan tuntong laut (Batagur borneoensis) dan habitatnya, 21 September 2023.

Sosialisasi penyelamatan tuntong laut (Batagur borneoensis) dan habitatnya diadakan BBKSDA Sumut di Aula Kantor Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Dalam kegiatan sosialisasi penyelamatan tuntong laut (Batagur borneoensis) dan habitatnya yang dihadiri 32 orang ini, BBKSDA Sumut menggandeng Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI).

Baca Juga: Aktivasi Portal Media Online, Promedia Teknologi Indonesia Dapat Penghargaan dari Kemenkop UKM

Dalam pemaparannya, Pengolah Data BBKSDA Sumut, Salmudin menyampaikan materi soal kawasan lonservasi Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut sebagai habitat Tuntong Laut.

Tuntong Laut (Batagur borneoensis) adalah satu diantara 29 spesies kura-kura air tawar dan darat di Indonesia. Satwa ini lebih banyak hidup di kawasan air payau, seperti muara dan anak sungai, hutan bakau dan daerah yang masih dipengaruhi oleh pasang surut air laut.

Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading dan Langkat Timur Laut merupakan kawasan hutan mangrove yang merupakan salah satu habitat Tuntong Laut di Sumatera Utara.

Baca Juga: Nagita Slavina Tutup Kemeriahan Hari Ketiga Roadshow The Girl Fest Surabaya 2023

Alih fungsi lahan kawasan pesisir dan hutan mangrove turut menjadi penyumbang menurunnya populasi tuntong. Hal itu makin diperparah oleh perubahan iklim yang sangat ekstrem dan membuat tingginya tingkat kegagalan penetasan telur tuntong.

Sewaktu bertelur, tuntong akan menggali pasir di tepi pantai sedalam mungkin dan akan langsung diuruk. Telur-telurnya ini diburu masyarakat sebagai bahan makanan yang dikonsumsi.

Disampaikan, Desa Tapak Kuda berbatasan langsung dengan Kawasan SM Karang Gading, Langkat Timur Laut. Sebagian besar masyarakat Desa Tapak Kuda bermata pencaharian sebagai nelayan.

Baca Juga: Ucapkan Selamat Hari Pariwisata Sedunia, Woodland Kuningan Ungkap 3 Wahana Baru yang Siap Beroperasi

Disebutkannya, BBKSDA Sumut merasa perlu melakukan sosialisasi mengenai Tuntong Laut agar masyarakat Tapak Kuda ikut berperan menjaga habitat dan menjaga keberadaan satwa liar dilindungi ini.

Tidak hanya itu, BBKSDA Sumut juga telah berupaya melestarikan Tuntong Laut dengan berbagai upaya seperti proaktif melakukan sosialisasi ke desa-desa sekitar kawasan, patroli penyelamatan, monitoring di kolam pembesaran, pelepasliaran, dan pengamanan dari kepemilikan illegal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: ksdae.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X