KABAR ALAM - Mahasiswa Program Studi Perikanan PSDKU Universitas Padjadjaran (Unpad) di Pangandaran, Annisa Maysabila dan Rika Heryanti melakukan upaya perbaikan kualitas air limbah budidaya udang melalui proses bioremediasi.
Bioremediasi merupakan proses biologis dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk mengurai limbah pada kolam budidaya menjadi senyawa non-toksik.
Para mahasiswa tersebut dibimbing oleh dosen FPIK Unpad Prof. Dr. Ir. Zahidah, M.S., dan Rega Permana, S.Kel., M.S.
Baca Juga: Kementerian ESDM Investigasi Kebocoran Gas PT SMGP yang Bikin 79 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menurut siaran pers yang dikutip KABARALAM.com dari laman Kanal Media Unpad, Jumat, 30 September 2022, Kabupaten Pangandaran yang terletak di pesisir selatan Jawa Barat memiliki potensi pengembangan perikanan yang tinggi, termasuk pengembangan tambak untuk budi dayaudang.
Karena itu, pengelolaan manajemen lingkungan yang baik sangat dibutuhkan untuk meminimalisir terjadinya pencemaran ke badan perairan.
Hasil penelitian tim mahasiswa ini menunjukan, penggunaan teknik bioremediasi mampu menurunkan beban pencemar pada air limbah budi daya udang, yaitu Biochemical Oxygen Demand (BOD) hingga 37.73% dan amonia hingga 100%.
Baca Juga: 7 Tips Penting Berkemah di Tengah Hutan, Jangan Sampai Tidak Tahu, Cek di Sini
Hasil penelitian ini berhasil dipresentasikan oleh tim di “The 5th International Conference of Fisheries and Marine Science” yang diselenggarakan secara online oleh Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu, 28 September 2022.
“Penelitian ini merupakan hasil integrasi pembelajaran Project Based Learning (PBL) yang menghubungkan konsep dan teori yang dipelajari di kelas serta praktikum pada mata kuliah teknologi pengolahan air limbah yang ditawarkan di program studi Perikanan PSDKU. Model pembelajaran PBL dengan output seperti ini akan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuannya secara aktual dan menambah soft skills mereka dalam melakukan presentasi,” kata Rega.
Permasalahan pencemaran merupakan salah satu isu yang menjadi fokus dalam pengelolaan lingkungan dan termasuk dalam irisan beberapa kategori dalam Sustainable Development Goals (SDGs).
Degradasi lingkungan akibat pencemaran lingkungan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif di setiap level organisasi kehidupan mulai dari tingkat spesies hingga ekosistem.
Salah satu aktivitas di sektor perikanan yang berpotensi memberikan beban pencemar yang cukup tinggi pada lingkungan perairan adalah budidaya perikanan atau akuakultur.
Artikel Terkait
PKR Biomassa dan Biorefineri Unpad Mencari Solusi Tantangan di Bidang Pangan dan Energi
Lab Sentral Unpad Jadi Tempat Pelatihan dan Riset Vaksin dan Bioteknologi Negara Anggota OKI
Apa Itu Sustainability Tourism? Begini Penjelasan Sandiaga Uno di Webinar Unpad
Guru Besar Unpad: Energi Surya Jadi Solusi Alternatif di Era Kendaraan Listrik
Pakar Unpad: Praktik Dukun dan Pengobatan Herbal Bisa Jadi Daya Tarik Desa Wisata