KLHK Lepas Mengga dan Rambi, Beruang Madu ke Habitat Alami di Kab. Kubu Raya Kalbar, Semoga Lestari

- Senin, 23 Januari 2023 | 16:45 WIB
Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono, melepasliarkan 2 beruang madu di areal PT MRU, Kalbar. (ppid.menlhk.go.id)
Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono, melepasliarkan 2 beruang madu di areal PT MRU, Kalbar. (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melepasliarkan beruang madu Mengga dan Rambi ke habitat alaminya di areal PT Menggala Rambu Utama (PT MRU), Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu, 22 Januari 2023.

Pelepasliaran Mengga dan Rambi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal KLHK yang juga merupakan Plt. Dirjen KSDAE, Bambang Hendroyono.

Bambang menyampaikan bahwa beruang madu yang dilepasliarkan ini adalah satwa yang diselamatkan oleh masyarakat dan tim Wildlife Respon Unit (WRU) BKSDA Kalimantan Barat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam konservasi spesies hidupan liar.

Baca Juga: Warganet Masih Terheran-heran Buaya Tak Mangsa Jasad Bocah 4 Tahun di Kutai Timur

“Dengan ucapan bismillahirohmanirahim, dua individu beruang madu yang saya kasih nama Mengga dan Rambi, kita saksikan bersama untuk dilepasliarkan di areal PT Menggala Rambu Utama (PT MRU), dengan harapan kedua beruang ini akan survive dan dapat menjalankan fungsinya di alam sehingga kelestariannya dapat terjaga dengan baik,” ujar Bambang.

Langkah ini merupakan kolaborasi antara BKSDA Kalimantan Barat, Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) VIII Pontianak dengan PT MRU, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam upaya pengintegrasian konservasi satwa liar di areal hutan produksi.

PT MRU menyediakan areal konsesinya sebagai habitat yang aman dan nyaman bagi satwa beruang madu tersebut.

Bambang Hendroyono meminta ke depannya PT MRU agar aktif menjaga dan melindungi satwa-satwa yang ada di areal konsesinya sebagaimana yang diamanatkan dalam instruksi Menteri LHK Nomor INS.1/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2022 tentang Perlindungan Satwa Liar Atas Ancaman Penjeratan dan Perburuan di Dalam dan di Luar Kawasan Hutan.

Halaman:

Editor: Yudi Noorahman

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X