KLHK Lakukan Upaya Pemulihan Daya Dukung Daerah Aliran Sungai Melalui Pemulihan Lahan Kritis

- Sabtu, 31 Desember 2022 | 23:20 WIB
Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan KLHK, Dyah Murtiningsih. (ppid.menlhk.go.id)
Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan KLHK, Dyah Murtiningsih. (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus melakukan upaya pemulihan daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui pemulihan lahan kritis yang membentang dari wilayah hulu sampai ke pesisir. 

Pada tahun 2022, KLHK berhasil melaksanakan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) seluas 77.103 ha dan membangun bangunan Konservasi Tanah dan Air (KTA) sebanyak 2.984 unit.

Selain itu, KLHK juga berhasil membangun hutan rakyat dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) seluas 16.505 ha.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan KLHK, Dyah Murtiningsih, pada Refleksi Akhir Tahun 2022 KLHK yang berlangsung secara hybrid di Jakarta, 29 Desember 2022.

Baca Juga: Kunci Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia: Komitmen, Konsistensi, dan Inovasi

Dyah mengatakan, capaian pelaksanaan RHL ini selain meningkatkan tutupan lahan, juga untuk menahan laju sedimentasi, mengurangi aliran permukaan, serta pemenuhan cadangan karbon dalam rangka pemenuhan target FOLU Net Sink 2030. 

Tak hanya itu, dalam rangka RHL, dukungan penyediaan bibit melalui persemaian permanen dan pusat persemaian pada sekitar 62 unit, telah memproduksi sekitar 59 juta bibit, juga penyediaan bibit produktif sebanyak 17 juta bibit, dan kebun bibit desa 6,6 juta bibit. 

“Pemanfaatan bibit dari persemaian dan penyediaan tersebut, selain untuk kegiatan penanaman RHL juga dimanfaatkan oleh masyarakat secara gratis. Fungsinya selain untuk edukasi dan penghijauan,  juga untuk penanaman secara swadaya oleh masyarakat,” jelas Dyah seperti dikutip dari laman ppid.menlhk.go.id.

Baca Juga: Harimau Sumatera Kerap Muncul, Aktivitas Warga Nagari Kota Nopan, Kab. Pasaman, Sumbar Terganggu

Halaman:

Editor: Yudi Noorahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X