Tahun 2022 PLN Capai TKDN 64,24 Persen, Rampungkan 26 Proyek Ketenagalistrikan di Sulawesi

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Rabu, 18 Januari 2023 | 23:59 WIB
PT PLN Persero capai TKDN 64,24 Persen,  berhasil menyelesaikan 26 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi pada Tahun 2022.  (Dok. pln.go.id)
PT PLN Persero capai TKDN 64,24 Persen, berhasil menyelesaikan 26 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi pada Tahun 2022. (Dok. pln.go.id)

KABAR ALAM - PT PLN (Persero) berhasil mencapai rata-rata Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 64,24 persen dalam menyelesaikan 26 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi pada Tahun 2022. PSN ketenagalistrikan tersebut terdiri dari 12 Gardu Induk (GI) berkapasitas 480 mega volt ampere (MVA), 13 jaringan transmisi sepanjang 950,218 kilo meter sirkuit (kms), dan satu Pembangkit berkapasitas 100 mega watt (MW).

Dalam penyelesaian infrastruktur ini, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan bahwa PLN mendorong penggunaan produk-produk dalam negeri.

Ini bisa terlihat dari persentase TKDN pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi tahun 2022 yang digunakan mencapai 43,08 persen untuk pembangkit, 72,59 persen  untuk Gardu Induk dan 77,06 persen untuk Jaringan Transmisi.

Baca Juga: Pegawai PLN Berikan Donasi Dengan Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Jayapura

Dengan pencapaian tersebut, Wiluyo mengapresiasi kerja keras seluruh insan PLN dan berbagai pihak dalam penyelesaian 26 proyek di Sulawesi ini. Dia menuturkan suksesnya pembangunan infrastruktur ini juga berkat kerja sama dan sinergi dari seluruh mitra kerja PLN.

“Kami berharap beroperasinya ke-26 PSN ini dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional dengan menarik investor untuk berinvestasi di Sulawesi baik pada sektor pariwisata maupun industri guna menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2023,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wiluyo menyampaikan, penyelesaian 26 proyek ini untuk menghadirkan listrik yang andal di wilayah Sulawesi. Selain itu, kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan ini juga bentuk dukungan komitmen PLN mendorong perekonomian melalui hilirisasi industri di Sulawesi.

Baca Juga: Targetkan Net Zero Emission 2060, Indonesia Buka Peluang Investor untuk Bermitra

“Hasil kerja nyata PLN sepanjang tahun 2022 kini dapat dirasakan oleh masyarakat dan stakeholder di Sulawesi. PLN berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik yang andal melalui penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” kata Wiluyo.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Defiar Anis mengatakan, saat ini PLN menurutnya, berhasil memenuhi kebutuhan listrik untuk pelanggan industri pabrik pelet kayu milik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) melalui pembangunan SUTT 150 kilo volt (kV) Marisa – Biomasa, yang nantinya akan dilanjutkan sampai ke Moutong, serta pasokan listrik industri smelter PT Huadi Nickel Alloy sebesar 280 Megavolt Ampere (MVA).

Lebih lanjut, Anis menyampaikan selain untuk menyatukan sistem interkoneksi kelistrikan di Sulawesi, ada juga proyek yang disiapkan untuk menunjang kebutuhan industri.

Baca Juga: Menteri ESDM : Ini 5 Upaya Indonesia Lakukan Akselerasi Transisi Energi

Menurut Anis, PLN juga turut andil memenuhi kebutuhan listrik sektor pariwisata yang ada di Sulawesi Utara, yaitu Likupang yang telah dicanangkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) melalui pembangunan SUTT 150 kV Likupang – Paniki.

“Selain itu ada juga jaringan transmisi SUTT 150 kV Raha-Baubau menghubungkan Pulau Muna dan Pulau Buton, yang merupakan bagian awal dari rencana yang tertuang di RUPTL untuk menyatukan jaringan kelistrikan di Pulau Buton dan Pulau Muna dengan sistem utama kelistrikan Sulawesi,” jelas Anis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X