Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Resmikan SPKLU Perdana di Jambi

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Jumat, 13 Januari 2023 | 08:08 WIB
Peresmian SPKLU perdana di Jambi  (Dok. pln.go.id)
Peresmian SPKLU perdana di Jambi (Dok. pln.go.id)

 

KABAR ALAM – Pemerintah Indonesia mendorong berbagai upaya untuk melakukan transisi energi, salah satunya adalah dengan mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Jambi.  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Provinsi Jambi untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik.

SPKLU yang berlokasi di Kantor PLN UP3 Jambi siap dioperasikan dan telah diresmikan oleh Gubernur Jambi, Walikota Jambi dan General Manager PLN Unit Wilayah Induk Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UID S2JB).

Menurut Gubernur Jambi Al Haris, kehadiran SPKLU ini membuat masyarakat di Provinsi Jambi kini tak perlu ragu lagi untuk menggunakan kendaraan listrik. Al Haris berharap ke depan dengan semakin banyaknya infrastruktur pendukung sehingga semakin banyak masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

Baca Juga: Bangka Belitung Kini Full 100 Persen Terang Benderang, Ridwan Djamaluddin Resmikan Listrik PLN di Pulau Rengit

“Kami berharap masing-masing daerah di Jambi nantinya bisa menyiapkan segala perangkatnya seperti SPKLU. Dengan begitu akan semakin banyak masyarakat beralih ke kendaraan listrik,” ucap Haris.

Hadir dalam kesempatan yang peresmian SPKLU di Jambi, General Manager PLN UID S2JB Amris Adnan, ia mengatakan kehadiran SPKLU perdana di Jambi bukti keseriusan PLN mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik dalam rangka transisi energi. SPKLU di Jambi ini merupakan yang ke-5 di wilayah kerja Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu dan sebagai titik awal percepatan ekosistem kendaraan listrik.

“Hadirnya SPKLU di Jambi menjadi wujud komitmen PLN UID S2JB dalam percepatan ekosistem kendaraan listrik dan mendukung transisi energi. Ekosistem kendaraan listrik diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target emisi karbon Indonesia sebesar 29 persen di tahun 2030 dan net zero emission atau nol emisi karbon di tahun 2060,” kata Amris.

Baca Juga: PLN Gandeng Denmark Percepat Pengembangan EBT Andal dan Terjangkau di Indonesia

Amris memaparkan, terdapat tiga konektor di SPKLU Jambi yang membuat para pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian fast charging dan medium charging. Selain itu, dalam upaya meningkatkan minat dan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menyediakan layanan home charging bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin lebih leluasa mengisi daya di rumah.

Untuk layanan ini, tambah Amris, PLN tidak hanya membantu perangkat home charging, tetapi juga memberikan insentif bagi pengguna kendaraan listrik berupa diskon tarif listrik 30 persen khusus pengisian daya pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Jika ingin leluasa mengisi daya dari rumah, PLN memiliki layanan home charging. Penggunaannya sangat mudah melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Amris.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X