PLN Gandeng Denmark Percepat Pengembangan EBT Andal dan Terjangkau di Indonesia

photo author
Yudi Noorahman, Kabar Alam
- Jumat, 30 September 2022 | 10:28 WIB
PLN meneken MoU dengan Danish Energy Agency (DEA) untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. (pln.co.id)
PLN meneken MoU dengan Danish Energy Agency (DEA) untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. (pln.co.id)


KABAR ALAM - Mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang bersih, andal, dan terjangkau di Indonesia, PT PLN (Persero) melakukan kerja sama dengan Danish Energy Agency (DEA) Denmark.

Alasan PLN menggandeng Denmark karena negara tersebut mempunyai kekuatan dalam pemanfaatan sumber daya alam menjadi basis energi listrik, mulai dari angin, arus laut bahkan juga air.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan DEA untuk joint study pengembangan EBT di Indonesia, Selasa 27 September 2022 lalu.

Baca Juga: PLN Akselerasi Kesiapan Infrastruktur Kendaraan Listrik di Indonesia

"Untuk bisa mengakselerasi pengembangan EBT, PLN tidak bisa sendiri. Apalagi, beberapa jenis EBT memerlukan teknologi yang proven," ujarnya.

Ia menjelaskan, DEA akan membantu PLN dalam program pengurangan emisi global melalui langkah mempercepat bauran energi yang berkelanjutan dan andal.

“Khususnya di pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), DEA bersama PLN akan mencoba mengembangkan teknologi yang mutakhir dan juga applicable di Indonesia. Tak hanya teknologi, DEA juga akan membagi pengalamannya dalam mengomersialisasikan PLTB dan juga melakukan pemetaan potensi PLTB di Indonesia,” ujar Darmawan.

Baca Juga: BRIN Akan Perkuat Riset Baterai untuk Antisipasi Peningkatan Penggunaan Kendaraan Listrik

Melalui MoU ini, nantinya DEA bersama PLN akan melakukan studi pengembangan PLTB di wilayah Sumatera dan NTT juga wilayah potensial lainnya di Indonesia.

Darmawan memastikan PLN terus berupaya untuk bisa meningkatkan bauran energi di Indonesia. Upaya akselerasi bauran energi ini sebagai langkah untuk mencapai target Net Zero Emission di 2060 mendatang.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yudi Noorahman

Sumber: pln.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X