KABAR ALAM - Dalam rangka pemulihan ekosistem hutan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melakukan gerakan menanam pohon pada Sabtu, 24 Desember 2022.
Penanaman pohon tersebut melibatkan mitra PT Tirta Fresindo Jaya Plant Cianjur (Mayora Group) bersama masyarakat sekitar.
Penanaman dilakukan di Zona Rehabilitasi Blok Cibinong RPTN Tegallega-Seksi PTN Wilayah II Gede, Desa Padaluyu, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur.
Baca Juga: Ini 8 Langkah Antisipasi Potensi Cuaca Ekstrem pada Periode Natal dan Tahun Baru 2023
Baca Juga: Kilas Balik Gempa dan Tsunami Aceh, 26 Desember 2004, Salah Satu Bencana Terbesar dalam Sejarah
Seperti dikutip KABARALAM.com dari akun Instagram @bbtn_gn_gedepangrango, jumlah tanaman yang ditanam adalah 2.000 batang, terdiri atas rasamala 750, puspa 750, dan huru 500 batang.
Selain dari Balai Besar TNGGP, kegiatan ini dihadiri perwakilan PT Tirta Fresindo Jaya-Plant Cianjur, Kepala Desa Padaluyu, Babinsa, Babinkamtibmas, perwakilan KTH Raksa Alam dan MMP Resort PTN Tegallega.
Baca Juga: Mengenal Museum Tsunami Aceh Rancangan Ridwan Kamil, Ada Lorong yang Membuat Perasaan Campur Aduk
"Pada acara ini juga diadakan program pemberdayaan masyarakat berupa pemberian bibit tanaman alpukat 102 batang dan ternak kambing yang diterima oleh Wawan selaku Ketua KTH Raksa Alam," tulis akun tersebut.
Selain program penanaman juga ada penyerahan donasi untuk masyarakat daerah penyangga yang terkena dampak gempa bumi cianjur di Kampung Kebon Lamping.***
Artikel Terkait
Prosedur Pendakian Gunung Gede Pangrango dan Ketentuan Pengurusan Simaksi
Mengenal Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Tempat Rasamala dan Kantong Semar Ditemukan
Imbas Gempa Cianjur, Jalur Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara
Terdampak Gempa Cianjur, Begini Hasil Pengecekan Jalur Pendakian Cibodas-Gunung Putri TN Gunung Gede Pangrango
BBTNGGP Antisipasi Kemungkinan Gempa Bumi Cianjur Picu Aktivitas Vulkanik Gunung Gede Pangrango