Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi dengan pemerintah, khususnya KLHK menjadi penting. Keberhasilan program dari KLHK tak lepas dari kolaborasi berbagai stakeholder, salah satunya perguruan tinggi.
Baca Juga: Telaga Herang Majalengka, Danau Jernih dengan Dua Larangan yang Harus Dipatuhi
Dr. Sugeng juga menawarkan solusi dan kabar gembira bagi mahasiswa. Baginya, peran mahasiswa dalam konteks penyuluhan, khususnya di Departemen Manajemen Hutan, tidak selalu harus menjadi ASN, tetapi bisa menjadi penyuluh PKSM atau penyuluh kehutanan swasta. Hal itu dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa yang memiliki minat dan passion dalam bidang penyuluhan.
“Kami dengan senang hati memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar magang di Kelompok Tani Hutan (KTH) yang telah terbentuk sesuai dengan minat masing-masing mahasiswa. Termasuk menyelesaikan studi di lokasi yang telah kita bina dengan memanfaatkan data yang telah ada,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pemkot Bogor-IPB Serah Terima Masterplan Agrowisata Halal Rancamaya
#PrayForBogor: Temui Keluarga Mahasiswa IPB Terseret Arus Air, Bima Arya: Yang Sabar Ya, Bu...
#PrayForBogor: Takziah ke Rumah Keluarga Mahasiswa IPB yang Hanyut, Ridwan Kamil Teringat Eril
#PrayForBogor: Pencarian Diperluas, Mahasiswa IPB Terseret Arus Air di Kota Bogor Belum Ditemukan
#PrayForBogor: Jasad Mahasiswa IPB Ditemukan di Jakarta Barat, Radius 80 Km dari Lokasi Terseret Banjir