“Untuk mendorong masa depan energi yang lebih rendah karbon serta memungkinkan pertumbuhan ekonomi, kita perlu secara kolektif membangun rantai nilai baru di seluruh daerah yang memungkinkan adanya peningkatan penggunaan teknologi baru, seperti CCUS (carbon capture, utilization, and storage), Hidrogen, dan amonia,” tutup Paul.***
Artikel Terkait
Pertamina Gandeng Perusahaan Multinasional untuk Turunkan Emisi Karbon
Pertamina Siapkan Strategi Pencapaian Target Net Zero Emission
Perpres 112 Tahun 2022 Perkuat Komitmen Pemerintah Dalam Transisi Energi Menuju Net Zero Emission
Pertamina dan Bursa Efek Indonesia Berkolaborasi Jualan Karbon
Perhutani Berkontribusi Dalam Perdagangan Karbon
Pakar ITB: Teknologi Bersih Batu Bara Punya Potensi Mengurasi Emisi Karbon