• Jumat, 9 Desember 2022

Pertemuan Ilmiah Tahunan PAAI 6  Bahas Sinergisitas Pengelolaan Air Tanah

- Jumat, 11 November 2022 | 02:02 WIB
Perhimpunan Ahli Airtanah Indonesia Pertemuan Ilmiah Tahunan PAAI Ke-6 dengan Tema Sinergitas Pengelolaan Sumber Daya Air 8 Noveber 2022 di Hotel Holiday Inn Bandung Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat (Dok. Panitia Pertemuan Ilmiah Tahunan PAAI Ke-6 )
Perhimpunan Ahli Airtanah Indonesia Pertemuan Ilmiah Tahunan PAAI Ke-6 dengan Tema Sinergitas Pengelolaan Sumber Daya Air 8 Noveber 2022 di Hotel Holiday Inn Bandung Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat (Dok. Panitia Pertemuan Ilmiah Tahunan PAAI Ke-6 )

 

KABARALAM - Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Ahli Airtanah Indonesia  (PAAI) ke-6 “Sinergisitas Pengelolaan Air Tanah”. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Kementerian ESDM Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Kementerian PUPR Direktorat Air Tanah dan Air Baku, Magister Teknik Air Tanah ITB, serta Program Studi Teknik Geologi Universitas Padjadjaran.

PAAI merupakan perkumpulan ahli ataupun peminat, maupun pelaku usaha di dunia air tanah di Indonesia. Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid Agung Nofianto memberikan sambutannya dalam kegiatan pada Selasa - Rabu, 8 – 9 November 2022 di Hotel Holiday Inn Bandung Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat.

Hadir dalam acara Pertemuan Ilmiah Tahunan PAAI Ses Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR Ir. Iriandi Azwartika Sp-1 memberikan sambutan beserta keynote speech mewakili Menteri PUPR Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc. Hadir sebagai narasumber sesi I Kabag Penyusunan Program dan Pelaporan Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional Faliansyah S.T., M.Dev.Plg., Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Dr. Siti Sumilah Rita Susilawati, S.T., M.Sc, Dosen Universitas Gadjah Mada Dr.rer.nat. Ir. Heru Hendrayana, IPU dan Dosen Institut Teknologi Bandung Dr. Rusmawan Suwarman, M.T.

Pertemuan Ilmiah Tahuna Perhimpunan Ahli Airtanah Indonesia ke 6 pada 8-9 November 2022 di Holiday Inn Hotel Bandung (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)

 Baca Juga: Batu Lawang, Destinasi Wisata Alam Eksotis dan Instagramable di Desa Cupang Cirebon

Air tanah adalah salah satu bagian dari air di bumi ini yang pada hakikatnya adalah sumberdaya alam yang terbarukan (renewal natural resources), akan tetapi jika tidak dikelola dengan baik dengan mempertimbangkan kesetimbangan imbuhan dan pengambilannya jumlah sumberdaya ini dapat berkurang ketersediaanya.

“Hal ini sudah terjadi di beberapa kota besar di Indonesia dimana terjadi penurunan level muka air tanah dari waktu ke waktu. Bahkan dalam kondisi ekstrem dapat mengakibatkan fenomena groundwater mining serta amblesan tanah, dan intrusi air laut,” jelas Wafid seperti yang dipantau timKabaralam.com dalam youtube chanel Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan.

Dikatakan Wafid, pemulihan degradasi kualitas dan kuantitas air tanah membutuhkan biaya yang sangat mahal serta teknologi yang canggih dan maju. Pengalaman menunjukkan bahwa pemulihan tidak dapat mengembalikan kondisi air tanah seperti kondisi awal.

Air tanah merupakan 30,1% dari total air tawar di bumi, sementara air tawar di permukaan bumi hanya 1,3%. Sekitar 90% kebutuhan air manusia di bumi ini berasal dari pemanfaatan air tanah dan hanya 10% yang dipenuhi dari sumber air permukaan.

Halaman:

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X