#PrayForBogor: Tinjau Longsor Gunung Geulis, Plt Bupati Bogor Berduka Atas Korban Hanyut di Cisarua

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Jumat, 14 Oktober 2022 | 07:48 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan meninjau lokasi longsor Kampung Nyalindung RT 04/04 Desa Gunung Geulis, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis, 13 Oktober 2022 (bogorkab.go.id)
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan meninjau lokasi longsor Kampung Nyalindung RT 04/04 Desa Gunung Geulis, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis, 13 Oktober 2022 (bogorkab.go.id)

KABAR ALAM - Bukan hanya di kawasan perkotaan, bencana longsor juga menerjang Kampung Nyalindung RT 04/04 Desa Gunung Geulis, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis, 13 Oktober 2022.

Berdasarkan laporan, bencana longsor terjadi pukul 06.30 WIB. Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan tebing setinggi kurang lebih 20 meter, lebar sekitar 30 meter, longsor menimpa bangunan villa.

Sebanyak 14 rumah, 14 KK dan 48 jiwa diungsikan. Sebagian mengungsi ke tempat saudaranya di alamat berbeda. Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun 4 bangunan villa dan fasilitas umum terdampak, termasuk Madrasah Nurul Iman.

Baca Juga: IA ITB Ingin Perkuat Sinergitas antara Indonesia dan Singapura

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gerak cepat (gercep) menangani bencana tanah longsor di Kampung Nyalindung tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan meninjau lokasi longsor. Ia ingin memastikan warga terdampak longsor tertangani dengan baik.

Langkah-langkah segera dilaksanakan Pemkab Bogor sesuai SOP, di antaranya penanganan korban bencana, melakukan asesmen, melakukan analisa sesuai SOP, pengecekan titik awal longsoran, melakukan pendataan pengungsi.

Baca Juga: Top 5 Hits 13 Oktober 2022, #PrayForBogor Membahana

Aparat yang terlibat di lapangan diantaranya TRC BPBD, Polres, Koramil, Satpol PP, staf desa, Tagana, dan Destana. Untuk saat ini tanah masih bergerak dikarenakan hujan dan belum bisa dievakuasi. Untuk warga sekitar bantaran kali aliran longsoran sudah diimbau untuk mengungsi.

"Sampai saat ini pergerakan tanahnya masih berjalan. Antisipasi adanya korban jiwa, kita relokasi warga dulu khawatir ada longsor susulan," kata Iwan seperti dikutip KABARALAM. com dari laman resmi Pemkab Bogor, Jumat, 14 Oktober 2022.

"Baru setelahnya nanti dibangun lagi jalannya atau bagaimana atau membangun jalan baru, kita tunggu kajiannya agar masyarakat bisa beraktivitas kembali, karena ada warga yang terisolir di sana," terang Iwan.

Baca Juga: Setelah Terowongan Gajah di Ruas Pekanbaru-Dumai, HK Bangun Tiga Perlintasan Satwa Liar di Tol Sibanceh

Selain relokasi, Iwan juga meminta Dinsos memastikan kebutuhan sehari-hari warga yang tinggal di tempat relokasi tercukupi.

"Kita relokasi warga ke tempat yang lebih aman, menjamin kebutuhan masyarakat, nanti disiapkan, berkoordinasi dengan desa, camat, Pemkab Bogor, Polres, TNI untuk kebutuhan sehari-harinya," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X