KABAR ALAM - Permasalahan sampah tidak terlepas dari kegiatan ekonomi. Erat kaitannya juga dengan pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan perubahan pola konsumsi masyarakat.
Untuk itu, perlu ada upaya kompromistis antara kepentingan ekonomi dan industri juga kepentingan lingkungan.
Hal tersebut dikemukakan Dekan Fakultas Teknik Unisba, Dr. Ir. Mohamad Satori, M.T., IPU pada acara Gelar Karya Ilmiah Perguruan Tinggi dalam Pengelolaan Persampahan di Wilayah Perkotaan Cekungan Bandung, Kamis 8 September 2022 lalu.
Dalam pertemuan tersebut Satori memaparkan mengenai implementasi prinsip sirkular ekonomi (circular economy) dalam pengurangan sampah Kota Bandung dengan menggunakan analisis sistem dinamis.
Baca Juga: Ini 4 Kebijakan Pengolahan Sampah yang Ditawarkan Guru Besar Unpar
Dalam simulasinya, ia menggunakan sistem dinamis karena selama ini pengolahannya complicated, ada persoalan lingkungan, masyarakat, ketenagakerjaan, dan ada persoalan teknologi.
“Bagaimana mengintegrasikan sesuatu yang kompleks, dalam pikiran saya itu dengan menggunakan sistem dinamis,” ujarnya.
Namun, yang menjadi persoalan untuk mengintegrasikan ketiga kelompok ini membutuhkan pemangku kepentingan, yaitu ada pemerintah, masyarakat, dan sektor informal.
Ia mengatakan, ada 59 variabel untuk mengintergrasikan ketiga pemangku kepentingan ini.
“Saya coba sederhanakan disesuaikan dengan kondisi Kota Bandung. Ternyata yang cocok dengan Kota Bandung ada 17 variabel yang bisa dikuantifikasi,” imbuhnya.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah di Kota Bandung Belum Optimal, Peneliti ITB: Ubah Paradigma!
Dalam situasi dan kondisi lingkungan dengan permasalahan sampah yang semakin kompleks, pengelolaan sampah dengan model terintegrasi (pendekatan hulu-hilir, pendekatan sosial- ekonomi-lingkungan) menunjukkan hasil kinerja yang optimal.
Artikel Terkait
Pemerintah Bantu Wujudkan Kebijakan dari Riset Perguruan Tinggi Terkait Sampah di Cekungan Bandung
Akademisi Berharap Penelitian Dapat Membantu Mengatasi Masalah Sampah di Cekungan Bandung
Desa Digital Waste Management, Gali Potensi Ekonomi dari Tata Kelola Sampah
Peran Penting Konsep Pentahelix dalam Program Pengelolaan Sampah di Cekungan Bandung