berita

Dieng Culture Festival Berpotensi Jadi Event Kelas Dunia

Minggu, 4 September 2022 | 21:51 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno hadir pada acara Dieng Culture Festival 2022. (kemenparekraf.go.id)


KABAR ALAM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Dieng Culture Festival sangat potensial untuk menjadi event kelas dunia.
 
Hal tersebut dikatakannya saat hadir langsung menyaksikan QRIS Jazz Atas Awan, Dieng Culture Festival 2022, Sabtu 3 Agustus 2022.

“Dieng Culture Festival 2022 merupakan event daerah yang bottom up dari kelompok sadar wisata hingga komunitas. Meskipun sempat ditunda pelaksanaannya selama dua tahun akibat pandemi, event ini berpotensi menjadi event kelas dunia,” ujar Sandiaga dalam rilis Kemenparekraf.  

Sandiaga menjelaskan Dieng Culture Festival telah masuk dalam 110 kalender Kharisma Event Nusantara (KEN).

Baca Juga: BPBD Banjarnegara Bantu Kenyamanan dan Keselamatan Pengunjung Dieng Culture Festival 2022

Event pariwisata yang lolos dalam KEN 2022 ini merupakan event terbaik yang terkurasi oleh tim dengan penuh kehati-hatian.

“Hitung-hitungan kami, 3-5 tahun ke depan jika dikelola dengan baik, diharapkan ini akan menjadi event internasional, nanti kita akan undang pemusik-pemusik internasional. Kualitasnya akan kita tingkatkan dan aspek keberlanjutannya kita perluas," lanjutnya.

Ia juga menambahkan, harus ada side event sehingga menjadi daya tarik tambahan, seperti The Sundance Film Festival di Amerika Serikat yang lengkap sehingga wisatawan banyak punya pilihan untuk menikmati produk-produk ekonomi kreatif.

Pesona Dieng Culture Festival memang tak pernah pudar untuk menjaring antusiasme masyarakat dari berbagai penjuru daerah.

Baca Juga: Fasilitas Baru TN Kelimutu Sudah Bisa Dinikmati

Acara yang sudah terselenggara ke-13 kalinya itu begitu spesial bagi kawasan wisata Dieng.
Apalagi, Dieng telah berhasil masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dua kali berturut-turut.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang menghadirkan kepulihan yang lebih cepat, kebangkitan yang lebih kuat, dalam rangka penciptaan 1,1 juta lapangan kerja baru yang berkualitas tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru tahun 2024,” katanya.

Dieng Culture Festival kembali hadir setelah pandemi COVID-19 yang dilaksanakan selama tiga hari dari 2-4 September 2022 dengan menyuguhkan tradisi cukur rambut gimbal.

Ada pula kirab budaya, minum purwaceng bersama, dan sebagainya.

Hal yang juga paling ditunggu adalah aktivitas menyalakan lampion lalu menerbangkannya. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Dieng Culture Festival.

Baca Juga: Batu Angus, Geowisata Unggulan Nan Eksotik di Ternate, Maluku Utara

Selain itu, ada pula penampilan musik yang menjadi salah satu yang menarik perhatian masyarakat ditemani sejuknya suasana malam di Dieng.

Beberapa penampil yang menghibur wisatawan di antaranya Bima Sakti, Star and Rabbit, Saptu, Jagarta, Amorisa, Fourhband, dan Denny Chaknan. Ada juga Budi Doremi, Andien, Marcell Siahaan, hingga Souljah.

Ketua panitia Dieng Culture Festival 2022 Alif Fauzi mengatakan, event kali ini digelar dengan misi khusus untuk mengembalikan lagi cahaya wisata yang sempat padam karena pandemi.

"Diharapkan acara ini mampu mengembalikan kembali cahaya wisata, cahaya ekonomi, cahaya budaya, cahaya tradisi, dan lainnya," katanya.

Panitia menyediakan 3.500 paket untuk partisipan utama dengan beragam fasilitas mulai dari homestay hingga akses panggung Jazz di Atas Awan.***

Tags

Terkini