KABAR ALAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara turut andil dalam perhelatan Dieng Culture Festival 2022.
Mereka menurunkan tim emergency responce untuk membantu kenyamanan dan keselamatan pengunjung selama berada di area Dieng Culture Festival 2022.
"Sore tadi jelang DCF hari kedua, kami siapkan dan siagakan team emergency respon jika ada banyak penonton yg yg mengalami hipotermia, tetap fokus, respon dan tas tes dalam melayani masyarakat yg sdg menikmati. Mhn siapkan baju hangatmu kawan," tulis akun Twitter BPBD Kabupaten Banjarnegara, Sabtu 3 Agustus 2022.
Dieng Culture Festival selalu menyimpan cerita menarik dan menyedot banyak atensi pengunjung.
Ribuan pengunjung berjubel ingin menyaksikan langsung festival budaya tahunan setelah dua tahun hanya digelar secara virtual karena pandemi.
Baca Juga: Ada Kongkow Budaya, Ini Rangkaian Even Dieng Culture Festival, Minggu 4 September 2022
Namun, berada di ketinggian dengan cuaca dingin menusuk tulang membuat pengunjung rentan terkena hipotermia.
Hipotermia tidak bisa dianggap enteng karena bisa fatal bagi yang mengalaminya.
Kondisi suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35 derajat Celsius. Jantung dan organ vital lainnya bisa gagal berfungsi.
Jika tidak segera ditangani dengan baik, hipotermia dapat menyebabkan henti jantung, gangguan sistem pernapasan, bahkan kematian.
Penonton Dieng Culture Festival 2022 yang mengalami hipotermia langsung dievakuasi oleh tim BPBD Banjarnegara untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga: Mau ke Dieng Culture Festival 2022, Simak Dulu Rekayasa Arus Lalu Lintas yang Diberlakukan
"Masih dilokasi team kami berkerja evakuasi kembali penonton yg terkena hipotermia (kedinginan). Dihimbau penonton jika kondisi drop segera kembali kerumah atau penginapan. Kita tetap siaga kawan," cuit lanjutan akun BPBD Banjarnegara.
Selama menjalankan aksi di lapangan, tim BPBD Banjarnegara mendapat bantuan dari sukarelawan.
Artikel Terkait
Pesona Moyo Satonda, Dari Air Terjun Mata Jitu Hingga Danau Purba Simbol Cinta
Dulu Hampir Punah, Kini Populasi Curik Bali di Taman Nasional Bali Barat Kian Bertambah
Setelah Dipasangi Gigi Palsu, Jhony Si Lumba-lumba Hidung Botol Dilepas di Perairan Gilimanuk
Pertama Kali di Dunia, KLHK Melepasliarkan 3 Lumba-lumba yang Lama Dijadikan Atraksi Hiburan