KABAR ALAM - Salah satu opsi upaya pengurangan pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti (TPA Sarimukti), Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meluncurkan sistem informasi berbasis aplikasi bernama Sampah Kita.
Berdasarkan informasi yang dibagikan akun Satgas Citarum Harum dan DLH Jabar, Minggu, 13 Oktober 2024, Sampah Kita merupakan sistem informasi untuk mempermudah pengelolaan sampah di Jawa Barat.
Disebutkan, tujuan pengadaan aplikasi Sampah Kita ini adalah untuk mengatasi masalah sampah dari hulu hingga hilir.
Baca Juga: Bandung Raya Darurat Sampah, TPA Sarimukti Sudah Kelebihan Kapasitas Hingga 1.240 Persen!
Unggahan tersebut mengklaim, sistem informasi tersebut bermanfaat bagi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan sampah, mulai dari masyarakat, pemerintah, petugas pengangkut sampah hingga operator tempat pembuangan akhir (TPA).
Masyarakat bisa mengunduh aplikasi Sapawarga, lalu membuka fitur Bank Sampah untuk mendapatkan informasi tentang lokasi dan keuntungan menyetor sampah ke bank sampah.
"Semoga sistem informasi ini dapat mengurangi sampah yang masuk ke TPA Sarimukti ya, Sob," tulis akun Citarum Harum dan DLH Jabar.
Baca Juga: BMKG: Badai Matahari Ganggu Komunikasi dan Navigasi
Sebelumnya diberitakan, kelebihan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti (TPA Sarimukti) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sudah mencapai 1.240,56%.
Kondisi terkini TPA Sarimukti tersebut terungkap dalam Rapat Tindak Lanjut Pengelolaan Sampah di Bandung Raya bersama camat dan lurah se-Kota Bandung, awal pekan ini.
Sementara itu, kondisi persampahan di Bandung Raya menghasilkan total timbulan sampah 4.927 ton/hari.***