TPA Sarimukti Belum Normal, Begini Imbauan Pemkot Bandung untuk Warganya Terkait Pengolahan Sampah Mandiri

photo author
Tim Kabar Alam 03, Kabar Alam
- Minggu, 3 September 2023 | 16:33 WIB
Loseda, cara pengolahan sampah mandiri karena TPA Sarimukti belum beroperasi normal (bandung.go.id)
Loseda, cara pengolahan sampah mandiri karena TPA Sarimukti belum beroperasi normal (bandung.go.id)

KABAR ALAM - Setelah berbagai upaya dilakukan, TPA Sarimukti masih belum bisa beroperasi secara normal. Hal ini juga membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) masih harus ditutup.

Meski sudah kembali dibuka, pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti masih garus dibatasi.

Karena pembuangan sampah ke TPA Sarimukti masih dibatasi, masyarakat diimbau bisa melakukan langkah-langkah ini untuk mengolah sampah yang ada.

Baca Juga: Bukan Cuma Situ Wulukut, Ini 3 Destinasi Wisata Waduk dan Bendungan di Kuningan yang Awalnya untuk Pengairan

Dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, sampah dapat disimpan di pekarangan atau tempat lain di luar rumah dalam persil.

Selain itu, sampah harus ditaruh di tempat yang tidak terkena hujan dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Hal ini dapat dilakukan untuk menghindari hinggapnya lalat dan bau.

Untuk masyarakat yang tidak memiliki pekarangan, sampah dapat dikelola dengan cara:

Baca Juga: Kata Warganet , Sejuta Pohon Kelapa Cibuntu Kuningan Tempat Cocok untuk Nongkrong dan Nyunset

1. Menyepakati bersama antar warga RT untuk menetapkan beberapa lokasi penyimpanan sementara.

2. Siapkan wadah besar dan tertutup dengan volume minimal 500 liter supaya banyak sampah bisa terkumpul dalam waktu yang banyak (contoh: ember tertutup dan kontainer tertutup).

3. Lakukan pengawasan bersama supaya sampah tidak berserakan.

Baca Juga: Baiknya Gunakan Kendaraan Roda Dua, Ini Rute dari Pusat Kota Kuningan ke Curug Ngelay

Selain itu, masyarakat juga bisa melakukan pemilahan sampah dengan menyiapkan tiga wadah untuk tiga jenis sampah yang berbeda. Sampah-sampah tersebut adalah sampah sisa makanan, sampah dedaunan, dan sampah yang laku dijual.

Untuk memilah sampah, masyarakat dapat secara langsung menanyakan perbedaannya pada para pengumpul sampah. Kemudian, masyarakat dapat mulai membuang sampah pada tempatnya masing-masing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: Bandung.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tips Aman dan Nyaman Liburan Lebaran di Kuningan

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:50 WIB
X