Bukan Cuma Situ Wulukut, Ini 3 Destinasi Wisata Waduk dan Bendungan di Kuningan yang Awalnya untuk Pengairan

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Minggu, 3 September 2023 | 14:35 WIB
Spot mthari tenggelam di Waduk Darma (tangkapan layar instagram @pesonakuningan)
Spot mthari tenggelam di Waduk Darma (tangkapan layar instagram @pesonakuningan)

KABAR ALAM - Situ Wulukut yang berada di Desa Kertayuga, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, sudah menjadi destinasi wisata populer.

Padahal sebelumnya, ketika dibangun pada tahun 2005, oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, Siru Wulukut hanya untuk kepentingan pengairan areal pertanian dan cadangan ketersediaan air.

Selain Situ Wulukut, di Kabupaten Kuningan, cukup banyak danau-danau buatan untuk tujuan pengairan yang akhirnya menjadi tempat wisata.

Baca Juga: Kata Warganet , Sejuta Pohon Kelapa Cibuntu Kuningan Tempat Cocok untuk Nongkrong dan Nyunset

1. Waduk Darma

Waduk Darma berada di Desa Situsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Waduk Darma hanya berjarak 12 km barat daya dari pusat kota Kuningan atau 47 km dari arah Cirebon.

Waduk Darma yang memiliki luas 425 hektare berfungsi sebagai bendungan irigasi dengan kapasitas genangan air maksimum 39.000.000 meter kubik.

Keindahan yang mengelilingi Waduk Darma menjadi salah satu daya tarik wisata yang mempesona. Selain itu, pengunjung bakal dimanjakan dengan fasilitas rekreasi yang dapat dinikmati bersama keluarga.

Baca Juga: Baiknya Gunakan Kendaraan Roda Dua, Ini Rute dari Pusat Kota Kuningan ke Curug Ngelay

2. Bendungan Cikeusik

Taman Miamor Cikeusik Kuningan
Taman Miamor Cikeusik Kuningan (instagram.com/@pesonakuningan)

Bendungan Cikeusik berada di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat merupakan bendung tertua di Indonesia.

Dikutip KABARALAM.com dari laman resmi Kementerian PUPR, Bendung Cikeusik merupakan salah satu bendung tertua di Indonesia yang dibangun Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1890.

Bendung ini melengkapi daerah irigasi Cikeusik yang telah beroperasi beberapa tahun sebelumnya, tepatnya pada 1884.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Healing Nyaman di Tangkal Pinus Lembang

Selasa, 14 April 2026 | 13:45 WIB
X