KABAR ALAM - Hari Peduli Sampah Nasional 2024 (HPSN 2024) merupakan momentum untuk memperkuat posisi Pemerintah Indonesia dalam international legally binding instrument (ILBI) on plastic pollution dan kesiapan dalam melaksanakan komitmen Zero Waste Zero Emission 2050.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati saat memberikan keterangan kepada media tentang rangkaian peringatan HPSN 2024 di Jakarta, Selasa, 6 Februari 2024.
Selain itu, kata Vivien, peringatan HPSN 2024 juga ditujukan untuk mendorong peran semua pihak, baik pemerintah daerah, produsen dan masyarakat luas untuk mendukung pemenuhan target nasional dalam penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor limbah dan sampah.
“Peringatan HPSN 2024 diselenggarakan selama bulan Februari dan Maret 2024 dan disebut sebagai Bulan Peduli Sampah Nasional 2024," kata Vivien dalam keterangan tertulis yang dikutip KABARALAM.com.
Dikatakannya, peringatan HPSN 2024 merupakan usaha bersama untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia, sebagai manifestasi prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yang memaduserasikan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
"Sehingga diharapkan kita dapat mengatasi polusi plastik dengan cara produktif,” ucap Rosa Vivien.
Disebutkan kegiatan utama dan puncak HPSN diselenggarakan langsung oleh KLHK bekerja sama dengan pihak lain di berbagai tempat.
Sementara kegiatan pendukung diselenggarakan pihak lain secara mandiri selama Februari dan Maret 2024, antara lain oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Produsen dan pelaku usaha lainnya, organisasi masyarakat sipil, komunitas, asosiasi, perguruan tinggi, mahasiswa, dan pelajar.
Pedoman HPSN 2024
Untuk memberikan pedoman pelaksanaan kegiatan KLHK telah menerbitkan Surat Edaran Menteri LHK tentang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024.
Baca Juga: Pemilu 2024: 721 TPS Rawan Banjir, Begini Mitigasi BPBD Kabupaten Bekasi
Lokasi peringatan HPSN 2024 tersebar di berbagai tempat menyesuaikan jenis kegiatannya.