HPSN 2023: Bupati Garut Resmikan Wisata Eling, Ada Pojok Edukasi Lingkungan Terkait Pengolahan Sampah

photo author
Yudi Noorahman, Kabar Alam
- Rabu, 22 Februari 2023 | 17:24 WIB
Memperingati HPSN 2023, Bupati Garut, Rudy Gunawan meresmikan Wisata Edukasi Lingkungan (Wisata Eling) yang diinisisasi oleh Dinas LH Kabupaten Garut. (garutkab.go.id)
Memperingati HPSN 2023, Bupati Garut, Rudy Gunawan meresmikan Wisata Edukasi Lingkungan (Wisata Eling) yang diinisisasi oleh Dinas LH Kabupaten Garut. (garutkab.go.id)

KABAR ALAM – Bupati Garut, Rudy Gunawan meresmikan Wisata Edukasi Lingkungan (Wisata Eling) yang diinisisasi oleh Dinas LH Kabupaten Garut, Selasa 21 Februari 2023.

Peresmian Wisata Edukasi Lingkungan (Wisata Eling) dilakukan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 Tingkat Kabupaten Garut di halaman kantor Dinas LH Kabupaten Garut.

Kepala Dinas LH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, mengatakan Wisata Eling di dalamnya terdapat Pojok Edukasi Lingkungan atau Puding.

Proyek ini diharapkan menjadi fasilitas bagi semua warga Garut yang ingin belajar bagaimana mengolah sampah dari organik dan anorganik.

Baca Juga: Mantap! Warga Kab. Solok Serahkan Owa Siamang yang Dipelihara Sejak Kecil ke BKSDA Sumbar, Semoga Jadi Contoh

“Jadi, diharapkan nanti goal-nya itu adalah masyarakat Garut bisa memilah sampah dan mengolah sampah itu,” ucap Jujun seperti dikutip laman garutkab.go.id.

Dengan adanya Wisata Eling, nantinya akan tercapai zero waste atau tidak ada lagi sampah yang sulit terurai atau hanya residu yang masuk ke TPA.

Maka, pihaknya akan berkolaborasi dengan beberapa dinas di Kabupaten Garut agar pengolahan sampah ini ke depannya dapat dipilah di tingkat rumah tangga.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengapresiasi program dari Dinas LH Kabupaten Garut yaitu Pojok Edukasi Lingkungan (Puding) yang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Ia juga menyampaikan, di momen HPSN ini Pemkab Garut mengadakan edukasi terkait lingkungan.

Saat ini pihaknya tengah melakukan penguatan anggaran yang digunakan untuk tempat pengelolaan akhir (TPA) sampah di Kabupaten Garut.

Selain itu, ia menginginkan agar adanya pemrosesan awal sampah baik di tempat pembuangan sementara (TPS) maupun di lingkungan rumah tangga.

Baca Juga: Viral Kemunculan Gajah Sumatera di Sijunjung, Berikut Ini Hasil Penelusuran Tim BKSDA Sumbar di Lapangan

“Kita mengedukasi bagaimana rumah tangga bisa melakukan pengelolaan sampah sendiri. Kita kerja sama dengan ITB, dengan (Bakti) Barito. Yang dari ITB tadi sudah melakukan penelitian. Hanya dengan (lahan) 1 meter 1 meter dengan menaruh ember, bisa dijadikan pengelolaan sampah berbasis kompos nantinya,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yudi Noorahman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X