KABAR ALAM - Pemerintah Kabupaten Garut bersama Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Jawa Barat (IA ITB Jabar) berkolaborasi dengan Rumah Amal Salman ITB, Pemerintah Kabupaten Garut dan Yayasan Bidan Berbagi Indonesia (YBBI) telah sukses menyelenggarakan program Kader Muda Sehat (KMS) yang dirancang sejak September 2022 dan launching sejak bulan Desember 2022 yang lalu.
Kegiatan penutupan program Kader Muda Sehat di Desa Karyasari, Banyuresmi, Kabupaten Garut telah diselenggarakan pada hari Minggu (30/7/2023). Dihadiri oleh Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Kabupaten Garut, Teten Sundara, Ketua IA ITB JAwa Barat Jalu Priambodo dan sejumlah pegiat program KMS terkait.
Ketua Ikatan Alumni ITB Pengurus Daerah Jabar, Jalu Priambodo berharap program Kader Muda Sehat (KMS) di Garut dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Hal ini diungkapkan dalam kegiatan.
Baca Juga: Fadhie Coffee Kuningan, Kedai Kopi Bergaya Industrialis dengan Pemandangan Estetis
Menurut Jalu, program KMS berhasil melebihi target awal dalam hal penurunan angka stunting.
“Saya dikabari panitia bahwa program KMS selama enam bulan berhasil menurunkan angka stunting sebesar 8,75 persen. Angka ini ternyata lebih tinggi dari rata-rata penurunan stunting di Jawa Barat sebesar 4,25 persen dalam setahun,” ujar Jalu.
Jalu menyimpulkan program KMS yang diinisiasi oleh IA ITB Jabar bersama Pemerintah Kabupaten Garut, Rumah Amal Salman ITB, Yayasan Bidan Berbagi Indonesia (YBBI) dan Pandu Mulia Gizi lebih efektif dua kali lipat dibandingkan rata-rata di Jawa Barat.
Lebih lanjut, Jalu mengatakan bahwa melalui program ini ada 7 balita yang berhasil dibebaskan dari stunting di Desa Karyasari.
“Ini berarti ada 7 anak yang akan memiliki masa depan gemilang dengan segenap mimpi dan harapan,” ucap alumnus Teknik Industri ITB ini.
Baca Juga: Diselimuti Salju dengan Cuaca Minus 5 Derajat Celcius, Akun Gunung Prau: Eropa Pindah ke Dieng!
Atas pencapaian ini, tak lupa Jalu mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang telah berkontribusi mendukung kegiatan KMS, khususnya para mahasiswa yang menjadi Kader Muda Sehat.
Jalu juga menyampaikan harapannya di masa mendatang akan ada mahasiswa dari Desa Karyasari yang berhasil diterima di kampus ITB.
"Terima kasih terutama bagi adik-adik mahasiswa yang telah sukarela menjadi Kader Muda Sehat. Adik-adik KMS telah membuktikan bahwa mahasiswa turun ke desa tidak sekadar bikin konten media sosial namun juga mampu membuat perubahan nyata di masyarakat” ujar Jalu.
Komisioner KPID Jabar ini menyebutkan kegiatan kolaboratif seperti KMS merupakan perwujudan dari moto Gubernur Jawa, Ridwan Kamil bahwa ‘Hidup adalah Udunan’. Jalu juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Kades Karyasari, Gaya Mulyana, yang telah menerima para mahasiswa dengan baik selama enam bulan.
Artikel Terkait
Sinergi Antara Pemkab Garut, IA ITB Jabar, YBBI dan Rumah Amal Salman ITB, Siap Tangani Stunting
Usung Inovasi Penanganan Stunting, IA ITB Jawa Barat Lantik Kader Muda Sehat di Garut
Tangani Stunting, Perkuat Program TOSS di Garut, IA ITB Jawa Barat Berkomitmen Wujudkan Generasi Juara
Angka Prevalensi Stunting di Indonesia Menurun