Sinergi Antara Pemkab Garut, IA ITB Jabar, YBBI dan Rumah Amal Salman ITB, Siap Tangani Stunting

- Senin, 23 Januari 2023 | 21:11 WIB
Yayasan Bidan Berbagi Indonesia (YBBI) bersama Ikatan Alumni ITB Jawa Barat (IA ITB) dan Rumah Amal Salman menyelenggarakan program  Kader Muda Sehat (KMS) secara Hybrid pada 24 Desember 2022- 21 Januari 2023 dan resmi dilantik oleh Pemerintah Garut pada tanggal 22 Januari 2023  di Garut (Dok. Diskominfo Kabupaten Garut)
Yayasan Bidan Berbagi Indonesia (YBBI) bersama Ikatan Alumni ITB Jawa Barat (IA ITB) dan Rumah Amal Salman menyelenggarakan program Kader Muda Sehat (KMS) secara Hybrid pada 24 Desember 2022- 21 Januari 2023 dan resmi dilantik oleh Pemerintah Garut pada tanggal 22 Januari 2023 di Garut (Dok. Diskominfo Kabupaten Garut)

 

KABAR ALAM - Pemerintah Kabupaten Garut bersama Yayasan Bidan Berbagi Indonesia (YBBI), Ikatan Alumni ITB (IA ITB) Jabar dan Rumah Amal Salman ITB menyelenggarakan program  Kader Muda Sehat (KMS) secara hybrid pada 24 Desember 2022-21 Januari 2023.

Peserta yang terdiri dari pemuda asal Garut dan beberapa daerah lainnya serta 30 universitas dan instansi yang berbeda resmi dilantik oleh Pemerintah Kabupaten Garut pada 22 Januari 2023  di Aula Kantor Kecamatan Banyuresmi.

Kegiatan tersebut digelar dengan tagline “Aku Pemuda, Muda Sehat Mengabdi dan Menginspirasi” sebagai  inovasi penanganan stunting yang melibatkan pemuda secara langsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Muksin yang hadir dalam kesempatan tersebut mewakili Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan jika kegiatan ini merupakan kolaborasi antar berbagai pihak untuk membuat pilot projec,t terkait penanganan stunting yang dikonsentrasikan di Desa Karyasari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Baca Juga: Ini Ajakan Menkes kepada Remaja Putri untuk Pencegahan Anemia dan Stunting Sejak Dini

"Dan ini merupakan satu kepedulian ya, kemudian kolaborasi sesuai dengan program Bapak Bupati (yaitu) TOSS ya Temukan Obati Sayangi (balita Stunting), dan ini dikolaborasikan dengan berbagai pihak yang insya Allah ini akan cukup berdampak kepada penanganan stunting di Kabupaten Garut," ujarnya.

Muksin berharap, dengan adanya kader muda yang masih enerjik dan sehat ini dapat menjadi agen perubahan yang dapat menemukan berbagai inovasi dalam rangka mencegah stunting khususnya di Kabupaten Garut.

"Yang tentunya dengan pendekatan dan pemikiran yang lebih fresh ya dan lebih semangat lagi, dan ini saya kira mungkin bisa nanti kalau berhasil bisa ditularkan untuk seluruh Kabupaten Garut," katanya.

Halaman:

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X