Capai 90 Persen, 135 Huntap Tahap II Pasca Gempa Cianjur Ditargetkan Kementerian PUPR Rampung April 2023

photo author
Mia Nurmiarani, Kabar Alam
- Kamis, 23 Maret 2023 | 12:14 WIB
Pembangunan Capai 90%, 135 Huntap Tahap II Pasca Gempa Cianjur Ditargetkan Kementerian PUPR Rampung April 2023 (Dok. pupr.go.id)
Pembangunan Capai 90%, 135 Huntap Tahap II Pasca Gempa Cianjur Ditargetkan Kementerian PUPR Rampung April 2023 (Dok. pupr.go.id)

KABAR ALAM - Sebanyak 200 (dua ratus) unit Hunian Tetap Tahap I (Huntap)  yang dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) telah rampung dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan.


Perkembangan terkini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa II Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan, tengah merampungkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Tahap II Pasca Bencana Gempa Bumi di Cianjur, Jawa Barat akhir 2022 lalu.

Hal ini dilaporkan Direktur Rumah Khusus Ditjen Perumahan Yusniewati saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR RI ke lokasi pembangunan Huntap Tahap I yang selesai dikerjakan, Senin (20/3/2023).

Baca Juga: Dua Ratus Unit Hunian Tetap Rampung Dibangun Kementerian PUPR Bagi Masyarakat Terdampak Gempa Cianjur

"Saat ini progres Huntap Tahap II telah mencapai 90 persen atau terbangun sebanyak 139 unit, dan ditargetkan akan selesai 15 April 2023," kata Yusniewati

Menurut Yusniewati, untuk Huntap Tahap II dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), akan dibangun sebanyak 151 unit pada lahan 1,9 hektar di Desa Cipeujeuh dan Desa Murnisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Huntap tersebut juga dilengkapi oleh prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang memadai sehingga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.

Dilaporkan Yusniewati, Huntap Tahap II dibangun dengan tipe 36 m2 dan luas kavling 72 m2 yang dilengkapi spesifikasi bangunan diantaranya, struktur rumah tahan gempa RISHA, dinding bata ringan, dan plester aci. Rangka atap bangunan menggunakan baja ringan dan penutup atap galvalum.

Baca Juga: Komisariat IA ITB -Syner 97, Serahkan Rumah Bambu Plester Siap Huni untuk Korban Gempa Cianjur

Sedangkan lantainya menggunakan keramik ukuran 60x60 dengan pintu dan jendela berbahan UPVC, serta plafon gypsum.

Pembangunan Huntap Tahap II juga dilengkapi jaringan listrik 900 watt, jaringan pipa air bersih PDAM, jalan lingkungan yang dicor beton, drainase, balai warga, dan lansekap. Sementara untuk kontraktor pelaksana ditangani oleh PT. Brantas Abipraya dengan manajemen konstruksi PT. Indah Karya selama 120 hari kalender.

Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan Huntap Relokasi Tahap I yang diberi nama Bumi Sirnagalih Damai. Huntap ini dibangun sebanyak 200 unit sesuai dengan lahan yang disediakan Pemerintah Kabupaten Cianjur seluas 2,5 hektar di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku dengan teknologi RISHA. Sementara spesifikasi bangunan, PSU, hingga kontraktor sama dengan pembangunan Huntap Tahap II.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi V DPR RI selaku Ketua Tim Kunker Ridwan Bae menyampaikan apresiasi kepada Kementeriam PUPR dan Pemda atas kerjasamanya dalam menanggulangi bencana gempa bumi.

Baca Juga: Rumah Bambu Plester Karya Arsitek ITB yang Murah dan Ramah Terhadap Gempa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mia Nurmiarani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X