Peringatan BNPB untuk Warga Jawa Tengah, Awas Banjir dan Longsor Masih Mengancam!

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Rabu, 22 Januari 2025 | 21:00 WIB
Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat mengunjungi lokasi pengungsian di Balai Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa, 21 Januari 2025 (jatengprov.go.id)
Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat mengunjungi lokasi pengungsian di Balai Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa, 21 Januari 2025 (jatengprov.go.id)

KABAR ALAM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatan ancaman banjir, banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah daerah di wilayah pantai utara (pantura) Jawa Tengah.

Peringatan ancaman banjir, banjir bandang dan tanah longsor tersebut disampaikan BNPB, Rabu, 22 Januari 2025, merujuk prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dalam siaran pers dirilisnya Rabu, 22 Januari 2025, BNPB menyebutkan, hingga Kamis, 23 Januari 2025, sebagian besar wilayah Jawa Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi.

Baca Juga: Update Banjir dan Tanah Longsor Pantura Jawa Tengah: 1 Meninggal Dunia, 4 Luka di Kabupaten Kendal

Disebutkan, beberapa daerah tersebut adalah Kabupaten Grobogan, Kendal, Semarang, dan Tegal.

BNPB menyebut, hujan tersebut dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor.

Karena itu, BNPB mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. "Bagi warga yang tinggal di dekat lereng dan tebing, pantau secara berkala kondisi tanah yang ada di sekitar rumah," tulis BNPB.

Baca Juga: Perairan di Sekitar Pulau Harapan Kepulauan Seribu, Spot Favorit Penyuka Snorkeling dan Diving

BNPB juga meminta Warga melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus-menerus selama dua jam atau lebih.

Banjir dan Longsor Jawa Tengah

Dalam update-nya pada Rabu, 22 Januari 2025, BNPB menyebutkan, banjir dan tanah longsor masih mendominasi kejadian bencana di Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

Di Kabupaten Kendal, banjir melanda 6 kecamatan di wilayahnya pada Senin, 20 Januari 2025 yang menyebabkan 3.366 jiwa terdampak. Sebanyak 450 warga di antaranya terpaksa harus mengungsi.

Baca Juga: Liburan ke Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Jangan Khawatirkan Akomodasi dan Fasilitas

Banjir juga merendam 1.065 unit rumah, 10 fasilitas ibadah, 3 unit fasilitas kesehatan, 6 unit fasilitas pendidikan, dan 7 unit perkantoran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X