Update Banjir dan Tanah Longsor Pantura Jawa Tengah: 1 Meninggal Dunia, 4 Luka di Kabupaten Kendal

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Rabu, 22 Januari 2025 | 20:37 WIB
Petugas gabungan saat lakukan penanganan rumah terdampak longsor di Kab. Kendal, Jawa Tengah (Dok BPBD Kabupaten Kendal)
Petugas gabungan saat lakukan penanganan rumah terdampak longsor di Kab. Kendal, Jawa Tengah (Dok BPBD Kabupaten Kendal)

KABAR ALAM - Sejumlah daerah di pantai utara (pantura) Jawa Tengah sedang berduka. Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir merenggut korban jiwa.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB), banjir dan tanah longsor juga melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Senin, 20 Januari 2025, pukul 23.00 WIB.

Banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kendal tersebut membuat satu warga dilaporkan meninggal dunia dan 264 lainnya terpaksa mengungsi di beberapa titik.

Baca Juga: Perairan di Sekitar Pulau Harapan Kepulauan Seribu, Spot Favorit Penyuka Snorkeling dan Diving

BNPB menyebutkan, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kendal, satu warga meninggal dunia dan empat luka ringan akibat tanah longsor di Desa Tamanrejo, Kecamatan Sukorejo.

Longsor juga menerjang Kecamatan Boja, Limbangan, Patean dan Plantungan. Disebutkan, sebanyak 16 rumah rusak, dan 25 jiwa terdampak.

Sedangkan wilayah yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Patebon, Cepiring, Boja, Rowosari, Patean, dan Kendal.

Baca Juga: Liburan ke Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Jangan Khawatirkan Akomodasi dan Fasilitas

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Patebon yang terdampak jebolnya tanggul Kali Bodri. Tercatat 1.065 rumah, 10 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, enam fasilitas pendidikan dan tujuh perkantoran terdampak banjir hingga ketinggian satu meter.

Laporan terkini banjir telah surut. Namun hingga Rabu, 22 Januari 2025 pagi masih terdapat 264 warga yang bertahan di empat titik pengungsian.

Rinciannya, di rumah dinas Bupati (25 orang), Car Centro (35 orang), SMA 1 Pegandon (86 orang) dan di kantor Dinas Perhubungan (118 orang).

Baca Juga: Ini Sederet Aktivitas Menarik dan Tak Terlupakan yang Bisa Dilakukan di Pulau Putri Kepulauan Seribu

Petugas gabungan BPBD, TNI Polri, PMI hingga relawan masih terus melakukan pendataan korban terdampak serta mendirikan posko-posko bantuan untuk kebutuhan logistik seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan. Adapun dapur umum didirikan di gedung PKK dan PMI Kabupaten Kendal.

Peringatan BNPB

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X