Update Banjir dan Longsor Kabupaten Pekalongan, 17 Meninggal Dunia dan 9 Dinyatakan Hilang

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Selasa, 21 Januari 2025 | 21:46 WIB
Tim gabungan melakukan evakuasi korban meninggal dunia yang tertimbun longsor di Kabupaten Pekalongan pada Senin, 20 Januari 2025 (BPBD Kabupaten Pekalongan)
Tim gabungan melakukan evakuasi korban meninggal dunia yang tertimbun longsor di Kabupaten Pekalongan pada Senin, 20 Januari 2025 (BPBD Kabupaten Pekalongan)

KABAR ALAM - Bencana longsor menerjang Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin, 20 Januari 2025, pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan update dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa, 21 Januari 2025, longsor yang menimbun 2 unit rumah dan menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas di wilayah tersebut, mengakibatkan 17 orang meninggal dunia dan 9 dinyatakan hilang.

Dalam laporannya, BNPB menyebutkan, hingga kini tim gabungan masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban. Namun upaya tersebut terkendala cuaca dan kondisi jalan yang terputus di lapangan.

Baca Juga: Salah Satu Daya Tarik Wisata Pulau Pari Kepulauan Seribu, Kenapa Disebut Pantai Perawan Ya?

Selain lokasi sulit diakses oleh alat berat yang dibutuhkan untuk evakuasi, hujan juga masih mengguyur Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya.

Banjir Kabupaten Pekalongan

Selain longsor, hujan juga mengakibatkan banjir di sembilan kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Kesembilan kecamatan di Kabupaten Pekalongan yang terdampak banjir tersebut adalah Petungkriyono, Doro, Lebakbarang, Talun, Karanganyar, Kedungwuni, Wonopringgo, Wiradesa, dan Tirto.

Baca Juga: Tawaran Menarik Private Family Trip ke Pulau Tidung Kepulauan Seribu Saat Long Weekend, Segini Harga Paket untuk 10 Orang

Akibat banjir, 2 orang mengalami luka ringan dan 145 orang terpaksa harus mengungsi. Titik pengungsian berada di Mushola As-Syafaah sebanyak 75 jiwa dan di Mushola Baitul Makmur sebanyak 70 jiwa.

Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan 25 unit rumah rusak berat, 3 akses jalan tergenang, 3 jembatan putus, dan 1 tanggul yang berada di Kecamatan Tirto jebol.

BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan penangan darurat bencana banjir dengan memberikan bantuan karung sebanyak 1.875 lembar untuk tanggul limpas di Desa Pesanggrahan, Kelurahan Bener dan Desa Karanghompo.

Baca Juga: Percaya atau Tidak, Jembatan Cinta Pulau Tidung Kepulauan Seribu Bisa Mengakurkan Pasangan yang Sedang Berantem?

Merujuk prakiraan cuaca BMKG tiga hari k edepan hingga 23 Januari 2025, wilayah Kabupaten Pekalongan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X