KABAR ALAM - Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada tanggal 28 November 2022 mendatang, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan (BBKSDA Sulsel) mengikuti kegiatan penanaman di lokasi Persemaian Permanen Bone, Desa Gareccing, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sabtu, 12 November 2022.
Penanaman pohon yang diinisiasi Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah II Makassar pada Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ini diikuti perwakilan 14 UPT KLHK Sulawesi Selatan, Plt. Kades Gareccing, tokoh agama dan Tokoh Masyarakat serta seluruh Pegawai BPTH Wilayah II Makassar.
Sebanyak 75 batang tanaman produktif ditanam di lokasi demplot UPT yang terdiri bibit lengkeng crystal, mangga mahathir dan manalagi, durian musang king, rambutan dan alpukat alligator pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tersebut.
Baca Juga: Penjual Kulit dan Tulang Belulang Harimau Sumatera Terancam 5 Tahun Penjara
Diharapkan hasil penanaman di demplot UPT KLHK dapat menghasilkan bahan tanaman entries atau bahan sambungan bibit produktif untuk dibagikan gratis kepada masyarakat.
Kepala BBKSDA Sulsel, Ir. Jusman yang mewakili seluruh kepala UPT KLHK Sulawesi Selatan menyampaikan pentingnya memaknai momentum peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia sebagai tindakan nyata meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama terhadap pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan.
“Kolaborasi multipihak dalam mendukung keberhasilan penanaman juga menjadi hal yang mutlak, untuk dapat merawat pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, sehingga dapat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya seperti dikutip KABARALAM.com dari laman ksdae.menlhk.go.id.
Baca Juga: Presiden Jokowi Singgung Kelangkaan Pupuk di KTT G20, Katanya: 2023 Bakal Suram!
Penetapan Hari Menanam Pohon Indonesia pada tanggal 28 November setiap tahunnya muncul sebagai tindakan nyata dari kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian pohon demi mencegah dampak perubahan iklim.
Dengan menjaga kelestarian diharapkan dapat mencegah dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi wacana berbagai pihak.***
Artikel Terkait
Menanam Kayu Putih Unggul, Petani Papua Sejahtera
Kabupaten Garut Turut Sukseskan Program Aksi Tanam 10 Juta Pohon Kemenko PMK
World Cleanup Day di Banjarmasin, Dari Pilah Sampah, Tanam Pohon Hingga Tebar Cairan Eco Enzyme
Pohon Pisang Raksasa Endemik Papua, Daunnya Saja Bisa Digunakan untuk Atap Rumah Darurat
Mengenal Pohon Kepayang, Si Penghasil Kluwek dan Minyak yang Sehat