• Kamis, 1 Desember 2022

Penjual Kulit dan Tulang Belulang Harimau Sumatera Terancam 5 Tahun Penjara

- Selasa, 15 November 2022 | 15:06 WIB
Kulit dan tulang-belulang harimau sumatera yang diperjualbelikan (ppid.menlhk.go.id)
Kulit dan tulang-belulang harimau sumatera yang diperjualbelikan (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Kejaksaan Tinggi Aceh menyatakan, berkas perkara kasus penjualan bagian-bagian satwa dilindungi berupa 1 lembar kulit Harimau Sumatera beserta tulang belulangnya tanpa gigi taring dengan tersangka A (41) dan S (44) pada tanggal 9 November 2022, sudah lengkap dan siap disidangkan.

Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera, Subhan menyatakan, berkas perkara ini merupakan hasil penyerahan dari Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera yang sebelumnya menetapkan Is (49), A dan S sebagai tersangka pada kasus penjualan kulit harimau.

Is telah divonis penjara 1 tahun 6 bulan serta denda sejumlah Rp 100 juta subsidair 1 bulan kurungan pada tanggal 2 November 2022 oleh Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong.

Baca Juga: Presiden Jokowi Singgung Kelangkaan Pupuk di KTT G20, Katanya: 2023 Bakal Suram!

Subhan menerangkan, peristiwa penangkapan ini berawal dari kegiatan operasi TSL yang dilaksanakan Tim Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera bersama dengan Polda Aceh pada tanggal 23 Mei 2022.

“Tim memperoleh informasi dari masyarakat mengenai adanya warga Kecamatan Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah Aceh yang menawarkan 1 lembar kulit harimau berserta tulang belulangnya. Selanjutnya tim melakukan penyamaran menjadi pembeli dan melakukan kesepakatan terkait harga, lokasi dan waktu transaksi dengan pelaku,” kata Subhan dalam siaran pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 15 November 2022.

Kemudian, petugas yang menyamar beserta tim operasi menuju lokasi yang disepakati. Setelah pelaku Is, A dan S datang dan memperlihatkan 1 lembar kulit harimau beserta tulang belulangnya, tim segera melakukan tangkap tangan.

Baca Juga: Polisi Dalami Kemungkinan 5 Perusahaan Farmasi Terima Pelarut Mengandung Propilen Glikol

Dari operasi tersebut, tim berhasil menangkap A dan S. Sementara Is melarikan diri. Selanjutnya tim membawa A dan S beserta barang bukti ke Pos Gakkum Aceh di Kota Banda Aceh untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X