Kerja Sama Bidang Lingkungan Hidup dan Iklim Diperjuangkan

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Sabtu, 3 September 2022 | 23:04 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melekukan pertemuan bilateral dengan beberapa menteri bidang lingkungan hidup dan iklim dari beberapa negara (ppid.menlhk.go.id)
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melekukan pertemuan bilateral dengan beberapa menteri bidang lingkungan hidup dan iklim dari beberapa negara (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa menteri bidang lingkungan hidup dan iklim dari beberapa negara.

Menteri LHK, Siti Nurbaya melakukan beberapa pertemuan bilateral tersebut DI sela penyelenggaraan pertemuan ke-3 Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability Working Group (3rd G20 EDM-CSWG) dan Joint Environment and Climate Ministers’ Meeting (JECMM) di Nusa Dua Bali akhir Agustus.

Pada Selasa, 30 Agustus 2022 di Nusa Dua, Bali, Menteri LHK bertemu dan berdiskusi dengan beberapa menteri seperti Administrator of the US Environmental Protection Agency, Michael S. Regan, dan Parliamentary State Secretary of BMUV of Germany, Bettina Hoffmann.

Baca Juga: Setelah Dipasangi Gigi Palsu, Jhony Si Lumba-lumba Hidung Botol Dilepas di Perairan Gilimanuk

Pertemuan selanjutnya dengan Minister for the Environment of Netherlands, Vivianne Heijnen, Parliamentary Secretary to the Minister of Environment and Climate Change of Canada, Terry Durguid, Vice Minister of Ecology and Environment Republik Rakyat Tiongkok, Zhao Yingmin, Minister of the Environment Jepang, Nishimura Akihiro; serta dengan UK President of COP26 UNFCCC, The Rt Hon Alok Sharma MP.

Pada Kamis, 1 September 2022, Menteri Siti bertemu dan berdiskusi dengan U.S. Special Presidential Envoy for Climate (SPEC), John Kerry, Minister for the Environment and Water of Australia, Tanya Plibersek MP; dan Minister of Sustainability and the Environment Singapura, Grace Fu.

Saat bertemu dengan Administrator of the US Environmental Protection Agency, Michael S. Regan dapat diinformasikan, Amerika menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada Indonesia sebagai Presidensi G20.

Baca Juga: Ada Kongkow Budaya, Ini Rangkaian Even Dieng Culture Festival, Minggu 4 September 2022

Kerja sama lingkungan antara kedua negara memiliki sejarah yang panjang bidang lingkungan hidup, diantaranya kualitas udara, limbah berbahaya, dan penegakan hukum. Diharapkan kerja sama dapat berlanjut baik dalam pertukaran keahlian, teknologi dan inovasi. Menteri Reagan mengetahui program FOLU Net Sink 2030 merupakan kebijakan KementerianLHK dalam perubahan iklim.

Pertemuan dengan Parliamentary State Secretary of BMUV of Germany, Bettina Hoffmann menyampaikan terima kasih atas undangan dan dukungannya kepada Indonesia sebagai Presidensi G20.

Jerman berterima kasih atas kerja sama yang telah lama terjalin selama ini di banyak proyek, khususnya di bidang perlindungan keanekaragaman hayati dan iklim, perlindungan hutan dan lahan gambut serta rehabilitasi dan memerangi polusi plastik di lautan, Jerman juga menyampaikan siap untuk pertukaran dan dukungan lebih lanjut.

Baca Juga: G20 Sepakati Kerja Sama Peran Lautan Dalam Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Pertemuan dengan Minister for the Environment of Netherlands. Menteri Vivianne menyampaikan terima kasih atas undangan dari Indonesia sebagai Oresidensi G20. Disampaikan juga bahwa Belanda dan Indonesia telah bekerja sangat erat untuk jangka waktu yang sangat lama, terutama dalam urusan air dan maritim, tetapi juga pada limbah dan ekonomi sirkular.

Selain itu, Menteri Vivvianne juga menyampaikan bahwa keinginan mempercepat upaya bersama untuk implementasi MOU tentang pengelolaan limbah, ekonomi sirkular, dan kualitas air yang telah ditandatangani kedua pihak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Wow, Indonesia Simpan Hingga 3,1 Miliar Ton Karbon

Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:17 WIB

KLH/BPLH Perkuat Pasar Karbon Indonesia

Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:46 WIB
X