Penghentian Pembangkit Listrik Bertenaga Gas Harus Segera Dilakukan

photo author
Endan Suhendra, Kabar Alam
- Senin, 29 Agustus 2022 | 19:54 WIB
 Analis Iklim dan Kebijakan Energi Climate Analytics, Anna Chapman (energy-transition-hub.org)
Analis Iklim dan Kebijakan Energi Climate Analytics, Anna Chapman (energy-transition-hub.org)

“Di sisi lain, pemerintah perlu melakukan refocusing dari APBN agar pengembangan proyek energi bersih mendapat porsi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Alokasi ini dapat menjadi catalytic investation, jika dibarengi oleh regulasi yang tepat dapat mendorong terbentuknya pasar yang dengan sendirinya akan berkembang,” ungkap Raditya.

Baca Juga: Berwisata ke Kawasan Konservasi, Ini Etika yang Mesti Diperhatikan

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Darnel Ibrahim menyadari dilema penggunaan gas masih dirasakan oleh pemerintah. Ia memandang dekarbonisasi penting dilakukan, namun tetap perlu mempertimbangkan keamanan energi bagi masyarakat.

“Rencana pensiun PLTU batu bara dan gas mesti dilakukan dengan perhitungan yang detail,” kata Herman.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Endan Suhendra

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Wow, Indonesia Simpan Hingga 3,1 Miliar Ton Karbon

Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:17 WIB

KLH/BPLH Perkuat Pasar Karbon Indonesia

Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:46 WIB
X