“Di sisi lain, pemerintah perlu melakukan refocusing dari APBN agar pengembangan proyek energi bersih mendapat porsi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Alokasi ini dapat menjadi catalytic investation, jika dibarengi oleh regulasi yang tepat dapat mendorong terbentuknya pasar yang dengan sendirinya akan berkembang,” ungkap Raditya.
Baca Juga: Berwisata ke Kawasan Konservasi, Ini Etika yang Mesti Diperhatikan
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Darnel Ibrahim menyadari dilema penggunaan gas masih dirasakan oleh pemerintah. Ia memandang dekarbonisasi penting dilakukan, namun tetap perlu mempertimbangkan keamanan energi bagi masyarakat.
“Rencana pensiun PLTU batu bara dan gas mesti dilakukan dengan perhitungan yang detail,” kata Herman.***
Artikel Terkait
Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, Lima Kementerian Berkolaborasi
Pemprov dan PLN Jabar Berkomitmen Dorong Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan Pembangunan Ekonomi Hijau
Upaya Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca dengan Smart Farming
Posisi Unik Sektor Pertanian Dalam Isu Perubahan Iklim, BRIN: Sebagai Penyebab, Korban, Sekaligus Solusi
Pertemuan 3rd G20 EDM-CSWG Diharapkan Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Hidup Dan Perubahan Iklim Global