Baca Juga: Selain Situ Wulukut, Ini Deretan Danau Alami yang Jadi Destinasi Wisata Murah Meriah di Kuningan
Talkshow ini juga digelar berkat dukungand ari Pusat Standardisasi Instrumen, Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim (Pustandpi) serta Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL).
Selain itu, talkshow ini dipandu oleh seorang pemerhati Perempuan dan Seni, Avianti Armand dan mengundang narasumber pelaku dan praktisi pengembangan berbagai jenis bambu, mulai dari pembibitan, pengayaman, konstruksi bambu hingga innovator produk bambu.
Tokoh tersebut adalah Wakil Ketua BPD sekaligus ketua Kelompok Tani Wanita Kelompok Cember Nai, Desa Golo Loni, Wilhelmina Wahul. Dirinya merupakan tokoh gender yang aktif dalam usaha pembibitan bambu di Desa Golo Loni. Dirinya pun dibantu oleh YBLL dalam melakukan kegiatan aktifnya ini.
Baca Juga: Selain Bendungan Cileuweung, Ini 5 Waduk dan Situ Menawan di Kabupaten Kuningan
Bersama dengan Wilhelmina Wahul, Marselinus Mansyur pun turut hadir selaku pembangun aktif desan wanatani bambu di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu, dalam merespon kesadaran akan bangunan ramah lingkungan, Karim Munaf, Direktur dan insinyur ahli kayu Bambulogy (PT Indonesia Hijau Dwidaya) selaku generasi baru/penerus usaha turun temurun telah merancang interior bangunan gedung multi tingkat menggunakan bambu yang ramah lingkungan, kokoh, dan tahan lama.
Tidak lupa, Singgih Susilo Kartono pun turut hadir dalam acara kali ini. Dirinya merupakan creator dari Radio Kayu Magno dan Spedagi Bamboo Bike dari Desan Kndangan, Temanggung, Jawa Tengah.
Baca Juga: Top 5 Hits 16 September 2023, Pesona Bendungan Kuningan Kembali Mengundang Banyak Perhatian
Ia bahkan mendapatkan penghargaan Japang Good Design Award G-Mark 2008 dan London Design Museum’s Brit Insurance Design Awards 2009. Selain itu, Singgih Susilo Kartono juga merupakan pencetus gerakan revitalisasi desa melalui pasar rakyat Papringan dan berhasil menginspirasi ratusan desa di Indonesia. (sadrina/magang)***
Artikel Terkait
Rakornas Penanggulangan Bencana, Presiden Sebut Perubahan Iklim Lebih Menakutkan Ketimbang Pandemi dan Perang
Menteri LHK Sebut Isu Pencemaran Setara dengan Besar Permasalahan Perubahan Iklim
Menteri LHK Ungkap Kunci Hadapi Tantangan Multidimensi Lingkungan dan Perubahan Iklim
Cuaca Ekstrem Akibat Perubahan Iklim Ancam Sektor Pertanian di Indonesia
Dampak Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan, Salju Abadi Puncak Jaya Papua Terancam Punah