laras

HCPSN 2022: Cara First Lady Ponorogo Menyalurkan Kecintaan Terhadap Tanaman

Minggu, 6 November 2022 | 07:50 WIB
Susilowati Sugiri Sancoko (jatimprov.go.id)

KABAR ALAM - Banyak cara dilakukan orang untuk menyalurkan kecintaannya terhadap tanaman. Bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2022 (HCPSN 2022), tidak ada salahnya mengintip kadar kecintaan Susilowati Sugiri Sancoko terhadap tanaman.

Ratusan tanaman beragam jenis tumbuh terawat menghijaukan kebun kediamannya di Desa Bajang, Kecamatan Balong, Kabupaten Pnorogo. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo itu juga menjalani hobi berkebun di lingkungan Pringgitan (rumah dinas bupati Ponorogo).

"Berkebun membuat saya merasa happy," kata ibu dari tiga orang anak itu, Kamis seperti dikutip KABARALAM.com dari laman jatimprov.go.id.

Baca Juga: Top 5 Hits 5 November 2022, Tema dan Maskot HCPSN 2022 Memimpin

Kegemaran Bu Sus -- sapaan Susilowati Sugiri Sancoko -- bercocok tanam ikut menandai peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada tanggal 5 November 2022 ini.

Bukan melulu tanaman hias, Bu Sus juga menyukai tanaman sayur dan buah. "Semua tanaman punya keunikan masing-masing, saya berusaha mengembangkannya. Dari satu jenis tanaman dikembangkan jadi dua, tiga pohon atau lebih," ungkapnya.

Bu Sus mengaku kerap penasaran dengan beragam jenis tanaman khas dataran tinggi. Tatkala ditanam di kebunnya, tanaman itu sulit berbunga atau berbuah. Tak urung, istri Kang Bupati sapaan Bupati Sugiri Sancoko tersebut merasa penasaran.

Baca Juga: GP Farmasi : Tidak Ada  Itikad Kami untuk Menyakiti Masyarakat. Kami Merasa Tertuduh

"Terus mencari treatmen agar mau berbunga atau muncul buahnya," terang Bu Sus.

Menurut dia, berkebun adalah hobi yang mudah dilakoni. Tidak harus memilih tanaman berharga mahal. Tumbuhan atau pohon yang gampang didapat di sekitar rumah juga layak untuk ditanam. Selain itu, bercocok tanam tidak memerlukan peranti yang rumit.

"Cukup siapkan pot, tanah campur sekam, beres sudah. Kalau mau langsung ditanam di tanah, malah tinggal butuh sekam dan pupuk," ujarnya.

Baca Juga: Angka Kematian Menurun, Ketua IDAI Apresiasi Kemenkes  dan BPOM RI Telah Lakukan Langkah Tepat

Banyaknya tanaman ternyata juga mengundang berbagai satwa kecil seperti lebah dan burung untuk singgah. Keberadaan satwa-satwa itu selain membantu penyerbukan, juga membuat suasana kebun menjadi lebih hidup.

"Di kebun sering datang burung, lebah, dan kupu-kupu. Bercocok tanam juga turut membantu kelestarian satwa," pungkas Bu Sus.***

Tags

Terkini

Tips Aman dan Nyaman Liburan Lebaran di Kuningan

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:50 WIB